JAKARTA – JOURNALREPORTASE – Polda Metro Jaya melalui Tim Pemburu Begal menangkap empat tersangka kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang sempat viral dan meresahkan masyarakat.
Para pelaku diduga beraksi di sejumlah wilayah, mulai dari Duren Sawit, Rawamangun, Kebon Jeruk, hingga Bekasi.
Pengungkapan kasus tersebut disampaikan di depan Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kamis (21/5/2026).
Selain diduga terlibat aksi curas, keempat tersangka juga diduga melakukan pencurian dengan pemberatan, pencurian biasa, serta kepemilikan senjata api ilegal.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, mengatakan penangkapan dilakukan setelah kepolisian menindaklanjuti sejumlah laporan masyarakat dan informasi terkait aksi kriminal yang meresahkan warga.
“Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya kembali melakukan penangkapan terhadap empat orang tersangka. Mereka diduga terlibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, serta kepemilikan senjata api,” ujarnya.
Menurut Kombes Pol. Iman, setelah melakukan penyelidikan intensif, tim kemudian melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku. Namun, saat proses penangkapan berlangsung, salah satu pelaku disebut mengeluarkan senjata api sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur.
“Pada saat dilakukan penangkapan, salah satu pelaku mengeluarkan senjata api. Karena situasi tersebut membahayakan petugas, tindakan tegas dan terukur kemudian dilakukan. Terlebih, pelaku sebelumnya juga diduga pernah melukai korban dengan senjata api hingga korban mengalami luka tembak di kaki dan harus menjalani perawatan di rumah sakit,” katanya.
Polisi saat ini masih mengembangkan kasus tersebut untuk memburu pelaku lain yang diduga merupakan bagian dari jaringan kriminal yang sama. Kepolisian juga terus mendalami kemungkinan adanya keterlibatan para tersangka dalam aksi kejahatan serupa di wilayah lain.
Dalam kesempatan itu, Kombes Pol. Iman turut mengapresiasi peran aktif masyarakat yang memberikan informasi melalui pos keamanan lingkungan atau pos kamling binaan. Menurutnya, sinergi antara warga dan kepolisian menjadi faktor penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Jakarta dan sekitarnya.
“Kerja sama masyarakat sangat membantu kepolisian dalam mengungkap tindak kriminalitas. Kami mengajak warga untuk terus aktif melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan masing-masing,” tuturnya.
