Jakarta – Propaganda bahkan hoaks dari pihak Israel untuk menyudutkan Palestina semakin gencar. Untuk itu, guna melawannya diperlukan ‘serangan balik’ yang dimulai dari media sosial.
Begitu ditegaskan oleh Bung Ocoi dari Food Not Bombs Syndicate kepada Journalreportase.com di sela-sela aksi Aqsa Working Group (AWG) di seberang Kedubes AS, Jakarta Pusat, Jumat (8/5/2026).
“Intelijen mossad sudah menyebarkan 60 ribu influencer dan ratusan ribu akun bodong yang menyerang propaganda narasi tentang Palestina,” kata Ocoi.
“Tugas kita berjihad melawan di media sosial narasi dan temanya menyudutkan Palestina. Kita gak mau kalah harus bersuara melawan dia melalui data dan narasi yang jelas,” tambah dia.
Ia juga mengajak masyarakat di tanah air untuk mendukung perjuangan pihak-pihak yang terus menentang balik Israel.
“Gua harap Iran hajar terus Israel karena negara blok barat sudah enggak ada yang memihak sama Palestina.Kita harus tetap istiqomah dukung Iran, Palestina dan Hamas,” tuturnya.
Selanjutnya, ia juga menyayangkan sikap rezim yang tidak menunjukkan ketegasan terkait konflik timur tengah tersebut.
“Sikap pemerintah benar-benar laknatullah, Prabowo itu azazel, sikap pengecut dari Presiden.Kita sudah dikibulin dari BOP (bullshit of peace) kalau menurut gua itu kita sudah nyumbang triliunan dan nyumbang 4 syuhada yang syahid disana tapi sikap Presiden gak ada emosionalnya sama sekali,” pungkasnya.
