CENGKARENG-JOURNALREPORTASE- Aksi kejahatan jalanan berupa begal bersenjata tajam terjadi di kawasan Jalan Ring Road Rawa Buaya pada Rabu (22/4/2026) pagi.
Dalam peristiwa tersebut, satu terduga pelaku berinisial MI (22) berhasil diamankan petugas, sementara rekannya berinisial A melarikan diri dan masih dalam pengejaran.
Kanit Lantas Cengkareng, AKP Yeni, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat dua korban, RS (28) dan A (31), tengah mengendarai mobil boks bermuatan air minum. Ketika melintas di lokasi kejadian, kendaraan yang mereka gunakan mengalami ban kempes.
Dalam kondisi tersebut, dua pria yang berboncengan sepeda motor mendekati korban dengan modus menanyakan alamat. Namun, situasi mendadak berubah ketika salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis celurit dan mengarahkannya ke korban hingga melukai bagian paha.
Setelah melakukan penyerangan, pelaku berupaya merampas telepon genggam milik korban. Aksi tersebut memicu kejar-kejaran dan tarik-menarik antara korban dan pelaku di lokasi kejadian.
Keributan yang terjadi sempat menarik perhatian warga sekitar. Massa yang terprovokasi nyaris melakukan aksi main hakim sendiri terhadap salah satu pelaku yang berhasil ditahan di tempat. Beruntung, petugas Unit Lantas Cengkareng yang berada tidak jauh dari lokasi segera tiba dan mengendalikan situasi.
Petugas kemudian berhasil mengamankan satu pelaku beserta barang bukti berupa sebilah celurit. Sementara itu, korban langsung mendapatkan pertolongan setelah insiden tersebut.
“Anggota kami langsung melakukan tindakan cepat untuk mengamankan terduga pelaku, menolong korban, serta memastikan situasi tetap aman dan terkendali,” ujar Yeni.
Setelah penanganan awal, pelaku, korban, dan barang bukti diserahkan ke Polsek Cengkareng untuk proses hukum lebih lanjut. Hingga kini, satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kejahatan jalanan serta segera melapor apabila menemukan atau mengalami tindak kriminal di lingkungan sekitar.
