Journal Reportase
Breaking News

Wondr Kemala Run di Gianyar Sukses Digelar, Dorong Ekonomi Lokal dan Kegiatan Sosial

BALI- JOURNALREPORTASE- Ajang lari Wondr Kemala Run 2026 yang digelar di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali pada Minggu (19/04) berlangsung sukses dan mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan.

Kegiatan ini dinilai tidak hanya unggul dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah, masyarakat lokal, hingga kegiatan sosial kemanusiaan.

Event yang mengambil rute dari kawasan Jalan Ida Bagus Mantra hingga Pantai Purnama tersebut diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Para pelari disuguhkan pengalaman berlari dengan panorama khas pesisir Bali, mulai dari hamparan laut hingga suasana pedesaan yang asri.

Dari sisi penyelenggaraan, Wondr Kemala Run 2026 dinilai berjalan tertib dan profesional.

Panitia menghadirkan fasilitas lengkap, mulai dari pengamanan jalur, pos kesehatan, hingga dukungan relawan yang sigap membantu peserta. Hal ini membuat acara berlangsung lancar dan nyaman bagi seluruh peserta.

Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

Kehadiran ribuan peserta dan pendukung turut meningkatkan okupansi penginapan, kunjungan ke destinasi wisata, serta perputaran ekonomi di sektor kuliner dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) setempat.

Para pelaku usaha lokal mengaku merasakan peningkatan penjualan selama berlangsungnya acara.

Tak hanya itu, Wondr Kemala Run 2026 juga membawa misi sosial. Sebagian hasil kegiatan disalurkan untuk program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat, menjadikan event ini tidak sekadar kompetisi, tetapi juga wadah berbagi bagi sesama.

Sejumlah pihak, termasuk pemerintah daerah dan komunitas olahraga, mengapresiasi pelaksanaan acara ini. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari promosi pariwisata sekaligus penguatan ekonomi lokal di Bali, khususnya di Gianyar.

Dengan kombinasi antara olahraga, pariwisata, dan kepedulian sosial, Wondr Kemala Run 2026 dinilai berhasil menjadi contoh event yang berdampak luas dan berkelanjutan.

Ketua Race Management Kemala Run 2026, Brigjen. Pol. Sambodo Purnomo Yogo, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sesuai rencana. Sebanyak 11.000 peserta ambil bagian dalam ajang ini, yang terbagi dalam kategori half marathon, 10 kilometer, dan 5 kilometer.

“Alhamdulillah, hari ini pelaksanaan Kemala Run 2026 dapat berjalan dengan lancar dan baik, sesuai yang kita rencanakan. Hampir seluruh peserta saat ini sudah memasuki area finish, dan semuanya berjalan lancar,” ujar Sambodo usai kegiatan.

Ia menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat dan peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa ajang ini memiliki daya tarik besar dan berpotensi menjadi agenda tahunan.
“Kalau melihat animo yang luar biasa seperti ini, mudah-mudahan acara seperti ini bisa kita laksanakan setiap tahun,” katanya

Keberhasilan penyelenggaraan juga tercermin dari dampak ekonomi yang ditimbulkan. Pengamat ekonomi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, I Gede Nandya Oktora Panasea, menilai kegiatan ini menjadi stimulus penting bagi pertumbuhan ekonomi Bali yang saat ini mencapai 5,82 persen secara tahunan, melampaui rata-rata nasional.

“Ekonomi Bali sangat bergantung pada mobilitas. Ketika kita mampu menarik ribuan orang datang, maka diperkirakan akan terjadi stimulus ekonomi melalui konsumsi pada sektor akomodasi, perdagangan, dan transportasi,” ujar Nandya.

Ia memperkirakan, dengan jumlah peserta sekitar 11.000 orang, potensi perputaran ekonomi selama acara berlangsung dapat mencapai Rp110 miliar hingga Rp140 miliar. Rata-rata pengeluaran peserta dari luar daerah diperkirakan berada di kisaran Rp10 juta per orang.

Selain menggerakkan sektor pariwisata dan jasa, event ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Puluhan UMKM dilibatkan untuk meramaikan area acara sekaligus memenuhi kebutuhan peserta dan pengunjung.

Sambodo menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi salah satu fokus utama panitia. Selain melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, pecalang, dan unsur masyarakat, kehadiran UMKM turut menjadi bagian penting dalam memastikan manfaat ekonomi dirasakan secara luas.

“Kita juga melibatkan UMKM, termasuk juga untuk memberikan cheering semangat kepada para peserta,” ujarnya.

Senada, Nandya menekankan pentingnya pelibatan UMKM agar dampak ekonomi tidak hanya terpusat pada sektor tertentu.
“Pelibatan UMKM lokal menjadi kunci agar manfaat ekonomi tidak hanya terkonsentrasi pada sektor tertentu, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat lokal,” katanya.

Tak hanya berfokus pada olahraga dan ekonomi, Wondr Kemala Run 2026 juga mengusung misi sosial. Panitia membuka kesempatan berdonasi bagi peserta dan masyarakat, termasuk melalui lelang lukisan karya anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kita bisa berdonasi juga di sini, dan ada lelang lukisan juga dari anak-anak ABK. Nanti semua dana yang terkumpul akan kita berikan bantuan kepada daerah yang terdampak bencana, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Barat,” tutur Sambodo.

Dengan keberhasilan pelaksanaan, tingginya partisipasi, dampak ekonomi yang signifikan, serta kuatnya unsur kepedulian sosial, Wondr Kemala Run 2026 dinilai menjadi contoh event olahraga yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga inklusif dan berdampak luas bagi masyarakat

AY

 

Related posts

Gerebek New MM Petugas Dapatkan 9 Orang Positif dan Amankan Satu Orang Diduga Bandar Narkoba

JournalReportase

Ditangkap Polisi, Mantan Manajer Akui Dana Rp 1 Miliar Lebih Milik Artis Fuji Masuk Ke Rekening Pribadinya

JournalReportase

Panglima TNI Bersama Menhub Ke Lokasi Ditemukannya Serpihan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 

JournalReportase

Leave a Comment