JAKARTA-JOURNALREPORTASE- Polda Metro Jaya kembali menggelar Street Race ke lima, di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (28/1/2023).
Perhelatan 1 Tahun Anniversary Street Race Polda Metro Jaya mengangkat tema ‘Mencari Prestasi Bukan Sensasi’. Sejak pagi, kawasan balap ini mulai dipenuhi tenda. Hujan deras tidak membuat para pencinta kecepatan berdiri dan memarkir kendaraan mereka.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran dan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono membuka acara tersebut dengan mengibarkan bendera bermotif kotak hitam putih. Mereka kemudian melakukan uji coba lintasan balap.
Heru Budi dan Fadil menunggangi motor Kawasaki dan melaju di lintasan balap sepanjang 500 meter itu. Lintasan inilah yang akan menjadi arena pertarungan 1.200 pembalap.

Street Race yang diinisiasi Kapolda Metro Jaya Fadil Imran bertujuan untuk menyalurkan energi anak muda yang hobi kecepatan, sehingga mereka yang punya bakat dan keberanian balapan tidak lagi liar yang berdampak menggangu Kamtibmas di Jalan Raya dan bahkan keselamatan jiwa.
Fadil menjelaskan dari street race pertama sampai dengan street race hari ini terjadi peningkatan jumlah peserta sekaligus perbaikan penyelenggaraan.” Kali pertama lomba street race jumlah pesertanya sekitar 365 peserta, sekarang peserta bertambah menjadi 1.200. Tadinya pun hanya 5 kelas, 8 kelas sekarang menjadi 30 kelas,”ungkap Fadil.
Untuk itu, dengan bertambah peserta dan kelas yang dilombakan, Fadil berpesan agar balap liar di DKI Jakarta bisa dikurangi atau bahkan tidak ada lagi.
“Semoga dapat disuarakan stop trek-trekan dan blokir jalan umum, agar tak ada lagi balapan liar yang menyebabkan kecelakaan di jalan raya,” ucap Fadil, Sabtu, (28/01/2023).
Fadil berharap ke depannya ada lintasan khusus untuk balapan, bukan hanya aman tapi bisa juga menjadi sebuah ekosistem yang lebih kompleks untuk pengembangan-pengembangan ekonomi kreatif kemudian atmosfer balapan drag race.
Untuk menyediakan fasilitas tersebut, tutur Kapolda, perlu kolaborasi antar pihak. Lokasi balapan yang tepat juga harus ditentukan.
“Teman-teman pencinta kecepatan bukan butuh event semata, melainkan teman-teman butuh fasilitas penunjang,” pungkas Fadil.
