JAKARTA- JOURNALREPORTASE- Data Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukkan adanya peningkatan prevalensi penyalahgunaan narkoba pada rentang usia 15 sampai 64 tahun. Yakni dari 1,8 % di tahun 2019 menjadi 1,95 % di tahun 2021.
Demikian data itu mengemuka, pada perayaan Hari Anak Nasional (HAN-2022), yang diprakarsai Lions Club Jakarta Cosmopolitan bekerja sama dengan BNN Jakarta Selatan, dan Yayasan Motik, pada kegiatan penyuluhan “Anak Sehat, Cerdas, Bersinar (Bersih Narkoba),” bertempat di SD Ar-Rahman Motik, Jalan Setiabudi Utara, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (24/7/2022).
Kepala BNN Kota Jakarta Selatan, Diki Dik Kusnadi mengatakan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan anak anak bisa memahami bahayanya narkoba (anti narkoba) dan hidup sehat sejak dini.
Oleh karenanya, kata Dil Dik perlu terus dilakukan peningkatan kesadaran masyarakat atas bahaya narkoba, terutama menumbuhkan dan menjaga lingkungan sehat bagi tumbuh kembang anak menjelang remaja.

Lingkungan pertemanan yang sehat dan keluarga harmonis, lanjut Dik Dik merupakan jaring pengaman yang perlu diperkuat untuk melahirkan generasi tangguh dan tahan uji.
Sementara itu, Nefa R. Gozali, selaku Presiden Lions Club Jakarta Cosmopolitan, yang merupakan anggota Perkumpulan Lions Indonesia dan berafiliasi dengan Lions Club International yang berpusat di Oakbroak Illinois Amerika Serikat, juga memberikan hiburan kepada anak anak, yang dihadiri sekitar 100 anak murid SD dan SMP Ar- Rahman, Panti Asuhan Darul Rahman binaan Yayasan Motik yang didirikan Dr Hj Dewi Motik Pramono.
Selain itu, lanjut Nefa dari Tim BNN juga mengajarkan senam sehat kepada anak-anak. Panitia juga menyediakan hiburan sulap dan berbagai permainan bagi anak-anak. Karena Lions Club Jakarta Cosmopolitan memiliki perhatian khusus bagi anak-anak.
Hadir juga Peter Djajadi sebagai First Vice District Governor Lions Club Indonesia Distrik 307 A1. Dalam kesempatan itu, Peter Djajadi memperkenalkan Lions Club International yang berdiri sejak tahun 1917. Lions Club merupakan organisasi pengabdian kemanusiaan terbesar di dunia dengan sekitar 1,4 juta orang tersebar di 200 negara.
Pilar pengabdian utama, menurut Peter adalah perhatian bagi Diabetes, Childhood Cancer, Feed the Hunger, Environment and Vision. Disamping itu, ada pilar pengabdian yang mengutamakan layanan bagi anak-anak atau Service For Children.
Karena anak-anak, lanjut Peter, juga memiliki hak yang dilindungi oleh Konvensi Hak Anak di PBB, yaitu Hak Kelangsungan Hidup, hak untuk melestarikan dan mempertahankan hidup, hak memperoleh standar kesehatan tertinggi dan perawatan yang sebaik-baiknya.
Oleh karenanya Lions Club memiliki banyak program layanan bagi anak yang dilakukan secara berkesinambungan. Lions Club terbuka untuk bermitra dengan siapapun yang memiliki tujuan yang mulia bagi anak-anak sebagai calon pemimpin bangsa, pungkasnya. (lan)
