JAKARTA- JOURNALREPORTASE- Semakin berkembangnya Kota Karawang Jawa Barat membuat populasi penduduk diKota Karawang meningkat. Tercatat, data tahun 2021 penduduk Kota Karawang berjumlah kurang kebih 2,37 juta jiwa.
Kota yang mempunyai luas daerah 1.753 km2 ini, selain bertambahnya jumlah populasi penduduk juga memiliki 5 kawasan industri yang berkembang. Dengan semakin berkembangnya Kota Kawarang mengakibatkan jumpah sampah yang ada juga meningkat.
Berdasarkan daata sampah yang dikutip dari detik.com tanggal 29 Maret 2021, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Karawang, Wawan Setiawan menyatakan, sekitar 1.100 sampai dengan 1.200 ton sampah perhari yang harus diangkut ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir.
Kondisi TPA Jalupang yang merupakan Tempat Pembuangan Akhir Sampah Kota Karawang juga semakin hari volume sampahnya semakin meninggi, sehingga perlu dilakukan Tindakan untuk mengelola sampah terutama di TPA Jalupang.
Untuk itu, menurut Direktur Utama PT Global Mineral Nusantara Edwin Raedinal, perusahaannya berniat untuk mengelola dan memproses sampah yang ada di TPA Jalupang, baik sampah yang baru dihasilkan oleh rumah tangga dan kalangan industri serta sampah yang saat ini menumpuk di TPA Jalupang, hal itu dibuktikan dengan melakukan audensi dengan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana tentang pengelolaan dan pemrosesan sampah di Kabupaten Karawang beberapa waktu lalu.
“Dengan teknologi yang tepat dan investasi yang disiapkan, bapak tawarannya tersebut dapat diterima guna mengatasi masalah sampah yang ada di Kabupaten Karawan, Jawa Barat,” kata Edwin berharap
yang didampingi Sekretaris Korporasi, Sentosa Bachri
