JAKARTA, JOURNALREPORTASE – Puluhan pengendara roda dua jenis supermoto dengan leluasa memacu kendaraannya di dalam area Tol Kelapa Gading-Pulo Gebang.
Peristiwa itu diduga terjadi pada Sabtu (26/2/2022) dini hari. Hal tersebut seperti yang terlihat dalam unggahan video pada akun Instagram @merekamjakarta.
“Rombongan pengendara Supermoto melintasi Tol Kelapa Gading-Pulo Gebang pada Sabtu, 26/2/2022 sekitar pukul 03:00 WIB. Rombongan pengendara Supermoto tersebut diduga menerobos masuk melalui pintu tol dekat pertigaan Pasar Cakung, Jakarta Timur,” tulis keterangan di unggahan tersebut, seperti dikutip journalreportase.com, Senin (28/2/2022).
Menanggapi hal tersebut, pengamat transportasi Budiyanto menilai ada yang tidak beres terkait pengawasan yang dilakukan oleh pihak terkait dalam hal ini pengelola jalan tol dan aparat kepolisian.
“Apapun modusnya sepeda motor bisa masuk di jalan tol adalah kelemahan manajemen pengawasan yang dilakukan oleh petugas tol dan petugas Polri yang ditugaskan di ruas jalan tol,” kata Budiyanto dalam keterangannya kepada journalreportase.com, Senin (28/2/2022).
Menurut dia, sistem pengawasan dengan CCTV yang dipasang di jalan tol seharusnya dapat diakses dengan cepat sehingga terdeteksi untuk kemudian petugas bisa mengambil langkah cepat menyikapi adanya pengendara motor yang masuk ke jalan tol.
“Pengamanan dan pengawasan secara fisik perlu ada variasi baik penjagaan secara stasioner dan dengan cara mobile atau patroli. Petugas di control room harus standbye sehingga bisa secara real time memonitor situasi sehingga apabila ada kejadian seperti itu, segera bisa diinformasikan ke petugas di lapangan untuk segera mengambil langkah-langkah yang cepat dan tepat,” jelasnya.
Dia pun meyakini jika tindakan pengendara supermoto tersebut sangat membahayakan tidak hanya bagi sang pengendara itu sendiri namun juga terhadap orang lain.
“Kejadian seperti ini jangan terulang kembali karena disamping perbuatan tersebut merupakan pelanggaran lalu lintas juga sangat membahayakan keamanan dan keselamatan baik diri sendiri maupun pengguna jalan yang lain,” tandasnya. (RIF)
