Journal Reportase
Polhukam

Ungkap Penyelewengan BBM Subsidi, Dirpolair Polri : Kerugian Negara Rp 49,5 miliar

SEMARANG- JOURNALREPORTASE- Ditpolairud Korpolairud Baharkam Polri bersama Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah mengamankan sembilan unit truk dan sebuah mobil modifikasi beserta 36 buah penampungan BBM berkapasitas 1 KL.

Selain itu, ada dua tangki duduk berkapasitas 8 KL dan 5 KL, empat unit pompa, dan BBM Biosolar sebanyak 73,7 KL yang juga di sita. Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan dikategorikan sebagai sindikat Penyelewengan BBM Bersubsidi di wilayah Semarang yang beroperasi di Pelabuhan Sleko, Kabupaten Cilacap.

Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol Yasin Kosasih mengatakan, jajarannya menemukan kejanggalan aktivitas pengisian BBM jenis Biosolar B30. Dari pelabuhan, BBM itu dibawa KM Maju Abadi, kemudian ditampung gudang milik PT Sinar Harapan Mulia.

“Setelah itu ditampung selanjutnya di bawa ke pelabuhan-pelabuhan di Jawa Tengah, kemudian Dijual ke kapal ikan,”beber Yassin dalam keterangan pers, Jum’at (21/1/2022).

Diungkapkan Yassin bahwa gudang tersebut berada di wilayah Karang Cilacap dan Bergas, Kabupaten Semarang. Gudang itu menjual BBM bersubsidi dengan harga industri.

” Modus operansinya hampir sama dengan di Tegal, karena jaringan yang di Tegal waktu itu mereka jalannya malam hari dengan mobil yang sudah dimodifikasi,”sebutnya.

Dari hasil pengungkapan, terang Yassin bahwa saat ini telah mengamankan sembilan unit truk dan sebuah mobil yamg telah dimodifikasi berikut 36 buah penampungan BBM berkapasitas 1 KL. Selain itu, ada dua tangki duduk berkapasitas 8 KL dan 5 KL, empat unit pompa, dan BBM Biosolar sebanyak 73,7 KL.

Dijelaskan Yassin, tersangka pemilik PT Sinar Harapan Mulia itu mengakui, bisnis ilegalnya sudah dijalani sejak September 2021 sampai dilakukan penangkapan pada Januari 2022. ” Meski begitu kami masih mendalami kasus ini.

” Dari sindikat penyelewengan BBM bersubsidi ini, Kerugian negara diperkirakan mencapai sekitar Rp 49,5 miliar,”pungkas Yassin.

Related posts

Asops Panglima TNI : Latgabma Malindo Darsasa Tingkatkan Kerjasama Penanggulangan Terrorisme

redaksi JournalReportase

Mark Up Di Proyek Jalan Pulau Enggano

KUHAP Baru Dinilai Perkuat Kepastian Hukum dan Kewenangan Aparat Penegak Hukum

redaksi JournalReportase

Leave a Comment