Journal Reportase
Polri

Terkait ‘Bhayangkara Mural Festival’, Kompolnas: Senang Melihat Keterbukaan Kapolri Terhadap Kritik

JAKARTA, JOURNALREPORTASE – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyampaikan pandangannya mengenai pelaksanaan kegiatan bertajuk ‘Bhayangkara Mural Festival 2021’ yang secara resmi dibuka oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Bhayangkara, Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan pada Sabtu, 30 Oktober 2021.

Menurut Komisioner Kompolnas Poengky Indarti, acara tersebut mengindikasikan bahwa Polri terbuka terhadap kritik yang disampaikan oleh berbagai pihak.

“Saya senang melihat keterbukaan Kapolri terhadap kritik. Beliau mendengar kritik dan asprirasi masyarakat, serta menindaklanjutinya,” kata Poengky dalam keterangan tertulis yang diterima journalreportase.com, Senin (1/11/2021).

Sehingga, apa yang dilakukan Kapolri, tutur dia, harus menjadi contoh para pimpinan dan anak buah di bawahnya agar terbuka dan tidak anti kritik.

“Mau berdialog dengan masyarakat, sehingga segala permasalahan dapat diatasi dengan baik. Apa yg ditunjukkan Kapolri ini juga merupakan bentuk penghormatan pada HAM, khususnya kebebasan berekspresi dan mengemukakan pendapat melalui seni melukis mural,” ujarnya.

Poengky menambahkan, dengan adanya ketegasan sikap Kapolri mengenai tidak anti kritik akan memberi dampak positif ke seluruh jajaran.

“Secara gradual pasti akan mengubah mindset anggota. Polisi pasca reformasi adalah polisi sipil yang humanis dan menghormati HAM. Selain sudah ada seperangkat aturan hukumnya, Kapolri juga sudah memberikan contoh nyata. Kompolnas mendukung dan berharap pelaksanaan reformasi kultural Polri akan menjadi lebih baik,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya, berdasarkan penilaian para juri akhirnya ditetapkan 10 pemenang di Bhayangkara Mural Festival 2021. Juara pertamanya adalah La Ode Umar (29) asal Jakarta, yang melukis mural berisi kritikan terhadap polisi perihal pungutan liar (pungli).

Atas itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun memuji keberanian La Ode dalam mengkritik Polri.

“Alhamdulillah sebagaimana hasil penilaian dewan juri yang saya kira juri-jurinya juri-juri yang terpilih, independen, dan memiliki kemampuan yang tidak diragukan lagi. Juara satunya adalah yang berani mengkritik Polri,” ujar Kapolri. (SHT/AY)

Related posts

Irjen Fadil Tunjuk AKBP Iverson Manossoh Jadi Koorspripim Polda Metro

redaksi JournalReportase

Gelar Pekan Olahraga, Kapolri: Upaya Terus Bersama Masyarakat Jelang Hari Bhayangkara ke-80

redaksi JournalReportase

Gerakan Nasional Tingkatkan Budaya Baca Masyarakat, Polda Metro Bagikan 10 Ribu Buku

redaksi JournalReportase

Leave a Comment