JAKARTA- JOURNALREPORTASE – Memasuki hari ke 11 dan hingga tangal 17 Agustus 2021, Polda Jaya terus bergerak menyasar ke tingkat paling bawah yakni Rukun Warg (RW). Pasalnya Program percepatan vaksinasi merdeka yang dimulai pelaksanaan nya sejak 1 Agustus ini ditargetkan 100 persen warga Jakarta sudah di vaksin semua. ” Semoga tercapai 100 persen warga Jakarta divaksin semua, karena program vaksin merdeka sekaligus sebagai kado di Hari peringatan Kemerdekaan Indonesia ke 76 pada 17 Agustus 2021,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangan persnya, di Gedung Humas Polda Metro Jaya, Rabu (12/8/21).
Dikatakan Yusri, bahwa kita Polda Metro Jaya dengan di suport oleh seluruh lapisan masyarakat baik itu relawan, tenaga kesehatan (Nakes), organisasi masyarakat (ormas) terus bergerak melakukan program yang vaksinasi merdeka.
Yusri mengatakan lebih kurang 300 ribu lagi masyarakat DKI Jakarta belum mendapatkan vaksin. Artinya warga Jakarta yang sudah mendapatkan vaksin pertama sudah 96 persen.
“Sebuah langkah yang inovatif yang di inisiasi oleh Polda Metro Jaya dengan mengimplementasikan Vaksinasi Merdeka. Kita sudah mempunyai 667 gerai vaksinasi merdeka hingga di tingkat RT-RW,” bebernya.
Yusri menjelaskan bahwa langkah Pemerintah Daerah (Pemda) DKI, TNI-Polri agar masyarakat dan yang berdomisili di Jakarta terbentuk Herd Immunity. ” Jadi ini cita cita kita (Polri) bersama TNI, Pemda warga DKI Jakarta sudah mendapatkan vaksin 100 persen, hingga tujuh hari kedepan,” papar Yusri.
Karena itu Yusri menyampaikan kepada warga vaksinasi ada di dekat, mudah, cepat. “Cukup membuka pintu, maka gerai vaksin sudah tersedia di 900 RW yang sudah kami persiapkan walaupun ada tempat-tempat yang menyatu dengan RT dan RW,” pungkasnya.
Yusri menambahkan, bagi masyarakat yang tinggal di Jakarta tetapi tidak mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) juga boleh mendapatkan vaksin.” Cukup membawa surat pengantar dari RT atau RW,” pungkasnya.
Sementara itu di tempat yang sama Kasatgas vaksinasi merdeka Polda Metro Jaya Kombes Pol Herukoco mengatakan bahwa sampai dengan hari kesepuluh, sebanyak 1 juta warga DKI Jakarta telah dilaksanakan penyuntikan vaksinasi.
“Polda Metro Jaya melalui vaksinasi merdeka di DKI Jakarta, totalnya terdapat 1.022.053 yang telah mendapatkan dosis penyuntikan, data ini diperoleh
dari Provinsi DKI Jakarta, kami juga mendapatkan tambahan data dari vaksinasi merdeka yang dilakukan di daerah penyangga, seperti Kota Bekasi dan Kabupaten, Depok, Tangerang dan Tangerang Selatan yang dimulai pada 1-10 Agustus 2021 tercapai 310.072 warga dengan dosis pertama mencapai 250.162 dosis dan dosis dua 57.990,” papar Herukoco kepada wartawan.
Dengan angka tersebut sambung dia, masih ada sekitar 300 ribu warga DKI Jakarta yang belum menerima vaksinasi dan saat ini memasuki hari ke 11 tengah dikejar terus hingga 17 Agustus mendatang.
“Dengan demikian sisa cakupan vaksinasi yang harus dipenuhi DKI Jakarta adalah sebesar 311.122 orang. Ini yang kita kejar terus, sehingga kita bisa mencapai target dari Kementerian Kesehatan sebesar 8.941.211 orang,” pungkasnya.
Kemudian Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya, Kombes Didiet Setioboedi mengaku, ketersediaan vaksin untuk program Vaksinasi Merdeka yang berlangsung hingga 17 Agustus 2021 lalu cukup karena pihaknya mendapat bantuan dari tenaga kesehatan.
“Dari Pemda DKI, TNI, dan Polri semua bekerja sama, kami saling mengisi kekurangan-kekurangan vaksin yang ada,” kata Didiet di Mapolda Metro Jaya. Dia pun menututkan bahwa warga tidak perlu risau dalam melaksanakan vaksinasi. ” Di gerai-gerai tersebut pasti ada vaksinnya, dan tenaga kerjanya pun saling mengisi,” tandas Didiet.
