Journal Reportase
Otonomi Daerah

Di Jaksel, Pelanggaran Tertinggi Selama PPKM Darurat Didominasi Penggunaan Masker

JAKARTA JOURNAL REPORTASE -Warga Jakarta Selatan yang tak perduli betapa pentingnya penggunaan masker, sebagai salah satu Prokes, mendominasi pelanggaran tertinggi selama berlangsungnya PPKM Darurat, dari 3 Juli-25 Juli 2021.

“Adapun jumlah Pelanggar Penggunaan Masker sebanyak 4.427 pelanggar, dengan rincian 4.398 pelanggar diberikan sanksi sosial, dan 29 pelanggar sanksi denda dengan total Rp 5,1 juta,” jelas Kasat Pol PP Jakarta Selatan, Ujang Suherman, Kamis (29/7/2021).

Sementara, untuk pelanggaran di rumah makan atau restoran, dari 2.417 tempat makan yang disidak, 60 diantaranya diberikan sanksi penutupan sementara. 122 lagi diberikan sanksi teguran tertulis, 28 sanksi pembubaran dan dua sanksi denda dengan total Rp 4 juta,” lanjut Ujang.

Ditambahkan, di sektor perkantoran, pihaknya melakukan sidak di 461 titik perkantoran. Hasilnya, ditemukan 11 pelanggar yang diberikan sanksi penghentian sementara, 11 perkantoran dikenakan pembekuan sementara, dan 15 perkantoran diberikan sanksi teguran tertulis.

“Di sektor usaha, dari 846 tempat yang disidak, 25 di antaranya diberikan sanksi pemberhentian sementara, lima pembekuan sementara, dan 10 teguran tertulis. Jumlah sanksi denda sebesar Rp 9,1 juta dan diserahkan ke Kas Daerah,” tandasnya. (lan)

Related posts

Diskusi Santai PB P3L Jatim dengan Kasatpol PP Bangkalan Terkait Dampak Penertiban Investor terhadap PAD

redaksi JournalReportase

Kapolres Jakarta Timur Pimpin Apel Siaga Bencana

redaksi JournalReportase

Salurkan Paket Sembako Kepada Buruh Bengkel, Kasat Lantas Majalengka : Berkala dan Rutin Bantu Masyarakat

redaksi JournalReportase

Leave a Comment

KLIK BAHASA BERITA»