JAKARTA- JOURNALREPORTASE-Jajaran Kodam Jaya bersama Muspika Empat Pilar Duren Sawit, menggelar pembatasan PPKM Darurat.
Tampak pada Senin (5/7) di Lampiri Duren Sawit di jaga ketat oleh Babinsa dan tim gabungan tiga pilar.
Danramil 08/Duren sawit Kapten Inf Hadi Sasmungi bersama Kasudin Perhubungan Kota Administrasi Jakarta timur dan petugas gabungan melakukan penyekatan di Jalan Lampiri. Penjagaan ketat terus dilakukanselama 20 hari kedepan.
Pengetatan mobilitas masyarakat terjadi di jalur perbatasan Jalan Raya Kalimalang Lampiri, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit ini yang merupakan jalur perbatasan Bekasi menuju Jakarta.
Pengawasan diperketat jalur perbatasan Lampiri Duren sawit ini merupakan bagian dari penerapan PPKM darurat dalam rangka menekan angka penularan tersebut.
Petugas gabungan TNI-POLRI, Satpol-PP dan Dishub menutup akses menggunakan barrier agar pengendara dari Bekasi tidak bisa melintas dan diarahkan kembali memutar arah balik sesuai aturan PPKM Darurat.
Kasudin Perhubungan Kota Administrasi Jakarta timur mengatakan bahwa penjagaan PPKM Darurat yang ketat ini dilakukan selama 24 jam setiap harinya.
“Penyekatan yang dilakukan setiap hari siang dan malam d perbatasan Lampiri. Jadi semua warga masyarakat yang tidak berkepentingan, dengan terkecualian tenaga kesehatan (medis), ambulan, pengangkut bahan sembako dan migas, selain kendaraan tersebut diminta untuk memutar balik kendaraan nya,” tandasnya.
Sumber Kodim 0505/Jakarta timur
