Journal Reportase
Ekonomi&Bisnis

Dinilai Tak Patuh Eddy Ganefo Siap Dibebastugaskan Dipengurusan Kadin OSO

JAKARTA-JOURNALREPORTASE- Ramai diperbincangkan ada masalah perpecahan di dalam tubuh kepengurusan Kadin (Kamar Dagang Dan Industri) yang dikendalikan oleh kubu Oso (Oesman Sapta) sejak terjadinya perpecahan akibat Munaslub di Pontianak April 2013. Sebuah pesan WA yang beredar di berbagai grup medsos pengurus Kadin itu, menyebutkan, Oso tidak bersedia duduk di kepengurusan Kadin Indonesia hasil Munas 2020 dengan formatur Eddy Ganefo.

Pengirim pesan WA itu KPT Jacob Hendrawan, menyebarkannya 20 Maret 2021 kepada seluruh anggota Kadin Indonesia dengan menulis pesan lengkap : “Diberitahukan dengan hormat, bahawa Bapak DR.H.Oesman Sapta sudah menegaskan tidak bersedia duduk di Kepengurusan Kadin Indonesia hasil Munas 2020 dengan formatur Eddy Ganefo. Demikian hendaknya maklum dan menjadikan periksa adanya  untuk mana atas perhatian masyarakat dihaturkan terima kasih.”

Menurut sebuah sumber, asal muasal munculnya penolakan Oesman Sapta yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan Kadin Indonesia,  karena adanya “arahan” dari Bang Oso, demikian panggilan akrab mantan Ketua DPD,- yang tidak dipatuhi oleh Eddy Ganefo. Sumber itu menyebutkan kasus pelantikan pengurus KIKT (Kadin Indonesia Kadin Tiongkok) yang baru itulah, yang terkesan “dipaksakan” Eddy Ganefo yang mengakibatkan timbulnya “kemarahan” Ketua Dewan Pertimbangan itu.

Apa yang disebut dengan istilah “tidak patuh”, menurut sumber itu terkait dengan penetapan ketua umum baru KIKT yang menggantikan ketua umum yang lama oleh Eddy Ganefo, yang tanpa persetujuan Bang Oso. Acara pelantikan pengurus KIKT yang baru itu, telah berlangsung Sabtu 20 Maret 2021 di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Yang menjadi perbincangan yang ramai belakangan ini, adalah ternyata peredaran pesan WA itu membawa pengaruh yang cukup luas. Karena telah membuat banyak pengurus Kadin Daerah serta merta memberikan tanggapan. Kontan memihak secara total kepada Bang Oso, yang nadanya menyalahkan tindakan Eddy Ganefo yang tidak dinilai mematuhi amanat Bang Oso.

Seperti diketahui, Eddy Ganefo seorang pengusaha yang bergerak di bidang properti terpilih menjadi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia priode 2015-2020 melalui Munas VIII 21 Oktober 2015. Ia menggantikan pelaksana tugas ketua umum Kadin sebelumnya, yaitu Zainal Bintang, dalam Munas yang berlangsung 21 Oktober di hotel di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Pusat.

Eddy Ganefo terpilih kembali secara aklamasi menjadi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk periode 2020-2025 dalam Musyawarah Nasional (Munas) Ke-IX Kadin Indonesia 2020 yang berlangsung selama dua hari, Senin-selasa (14-15/12) di Hotel Manhattan Jakarta.

Menurut kabar pengukuhan kepengurusan Kadin hasil Munas IX itu sampai sekarang belum dilakukan. Tapi pada saat ini beredar pula pesan singkat yang menyebutkan Eddy Ganefo bersedia dibebastugaskan sebagai Ketua Umum Kadin.

Sementara itu no HP Jacob Hendrawan yang dicoba dihubungi untuk mendapatkan konfirmasi tidak direspons . Ay

Related posts

Ethereum Melejit 60%, Akumulasi ETH Tembus Rekor $3,4 Miliar

journalreportase

Pulihkan Sanitasi Pascabencana, Kementerian PU Siapkan Penanganan Permanen TPA Rantau dan IPLT Aceh Tamiang

Dukung Keselamatan Maritim, Port Academy Selenggarakan Training IMDG Code di Samarinda

journalreportase

Leave a Comment