JAKARTA- JOURNALREPORTASE- Guna menekan laju penularan virus covid-19, Ditlantas Polda Metro Jaya membangun Kampung Tangguh di lokasi pelayanan Gedung Ditlantas Polda Metro Jaya.
Tampak Bangun kokoh bediri tegak yang menghiasi Gedung Biru Ditlantas Polda Metro Jaya terlihat sangat efektif guna mengingatkan masyarakat pengunjung yang memasuki area kantor tangguh wajib mengikuti protokol kesehatan.”Kantor tangguh yakni ‘Ditlantas Tangguh Jaya’ dalam rangka mencegah dan menekan laju penyebaran covid-19 di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” jelas Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo.
Ditlantas Tangguh Jaya, lanjut Sambodo dalam rangka mendukung program Kampung Tangguh Jaya (KTJ) yang diprogramkan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. M. Fadil Imran, sehingga akan berdampak positif ke masyarakat dalam mewujudkan pelayanan prima Kepolisian di tengah situasi pandemi covid-19 yang hingga kini penularan virus masih ada. “Jadi dengan adanya sarana yang disiapkan Ditlantas Polda Metro Jaya pelayanan publik di Polda Metro Jaya akan menjadi lebih aman, nyaman, sehat dan terhindar penularan wabah virus covid -19,” ucap Sambodo
Selain itu, untuk memastikan lingkungan kantor tetap sehat pihaknya sejak lama terus memberikan himbauan dan mengingatkan masyarakat yang hendak memasuki ruang pelayanan agar selalu menerapkan protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas) dan 3 T (Testing,Tracing, Treatment).
“Kami tak akan pernah kendor melaksanakan protokol kesehatan 5 M dan 3 T yang diberlakukan untuk seluruh Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya serta masyarakat yang datang di kantor pelayanan sehingga pelayanan berjalan maksimal di tengah pandemi Covid- 19,” ujar Sambodo.
Pun kata Sambodo bahwa penerapan disiplin protokol kesehatan 5 M di mulai dari anggotanya sebelum memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kemudaian katanya, Anggota dengan mengunakan pakaian dinas PDL satu Polantas wajib melakukan pengecekan suhu tubuh, mengunakan masker, pelindung wajah, dan membawa hand sanitizer, mengunakan sarung tangan Latex (karet) serta berprilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, petugas juga melakukan penyemprotan disinfektan setiap hari pada seluruh kantor tangguh Ditlantas Polda metro jaya.
Kemudian, lanjut Sambodo, bagi pengunjung yang datang ke kantor pelayanan Ditlantas Polda Metro Jaya difasilitasi pengecekan suhu tubuh otomatis tempat pencucian tangan, tisu kering dan hand sanitizer serta penyediaan masker gratis.
“Kami juga memasang kaca pembatas antara petugas dan pemohon di setiap loket pelayanan, memasang banner informasi tentang pencegahan Covid-19, serta memberi garis batas pada kursi tamu dan batas antrian,” ujarnya.
Ditlantas Polda Metro Jaya, lanjut Sambodo juga memasang banner pengumuman pembatasan jam pelayanan dan jumlah maksimum pengunjung perhari.” Mencegah adanya kerumunan, kita membatasi jam pelayanan dimulai dari pukul 08:00 hingga pukul 14:00 Senin s/d Jumat dan jumlah maksimum 340 orang perhari,”tandas Sambodo. (JR/AY)
