JAKARTA-JOURNALREPORTASE- Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bersama Polres jajaran menggelar pemusnahan narkona berbagai jenis.
Pemusnahan narkoba yang dihadiri Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Nana Sudjana, Kabid Humas, Dir Serse Narkoba, Kepala BNN DKI Jakarta, MUI Jakarta dan Jajaran Polda Metro serta Polres, dilaksanakan pada Kamis (12/11) dihalaman Ditlantas Promoter sebagai bukti keseriusan Polri dalam memberantas peredaran gelap dan menekan penyalagunaan narkoba.” Jakarta Zero Narkoba“, atau Jakarta bebas,” demikian tema yang dikedepan oleh Polda Metro Jaya.
Dalam Keterangan rilis yang dikeluarkan Humas Polda Metro, dijelaskan bahwa penyitaan narkoba di dapat oleh petugas pada Operasi Kewilayahan Nila Jaya 2020, selama kurun waktu 19 Oktober s/d 2 Nopember 2020.
Dalam Operasi Kewilayan Nila Jaya 2020, telah ditentukan 57 target operasi (TO) yaitu 53 TO orang dan 4 TO tempat. Berhasil diungkap 44 orang dan 1 TO tempat. “Dengan tingkat presentase keberhasilan 79%,” terang Kabid Humas Polda Metro Kombes Pol Yusri Yunus.
Adapun hasil Operasi Nila Jaya 2020 berhasil mengungkap kasus sebanyak 275 LP, dengan jumlah tersangka 330 orang, yang terdiri dari 8 orang Bandar, 285 orang Pengedar, dan 37 orang Pemakai.
Jumlah barang bukti yang disita dari hasil Ops Nila Jaya : Shabu : 190 Kg; Ganja : 265 Kg; Ekstasi : 9.300 butir; T. Gorilla : 8,16 Kg; Happy Five : 572 butir ;Bubuk Ekstasi : 18,51 gram ; Obat Baya : 193 butir.
Barang bukti hasil Ops Nila Jaya tersebut untuk mencegah terjadinya penyimpangan, barang bukti narkoba tersebut dimusnahkan dengan menggunakan alat insinerator yang bersuhu sangat tinggi, sehingga barang narkotika tersebut musnah terbakar dan tidak menimbulkan efek negatif kepada masyarakat disekitarnya.
