journalreportase.com, Ketua Sahabat Kartini dan Yayasan Baahirah, Rani Anggraini Safitri membuktikan bahwa dirinya bisa menjadi teladan dan berimpartasi buat sesama. Tentunya ada ‘harga yang harus dibayar. dan semua itu memang harus dimulai dari diri sendiri.
Terlebih dimasa sulit seperti sekarang ini. Dimana wabah pandemi Covid 19 banyak memberikan kesulitan dalam menjalani kehidupan, khususnya bagi masyarakat kecil.
Bicara soal berbagi dalam kehidupan, memang bukanlah hal baru buat rani. Sebab hal tersebut sudah dilakukan jauh sebelum dirinya merdeka secara ekonomi.
Seperti diketahui, Rani tumbuh dan dibesarkan oleh neneknya dikawasan rumah susun, Klender, Jakarta Timur. Tempaan Kehidupan yang sangat sederhana itu membuat rani seolah mempunyai ‘dendam’ terselubung terhadap kemiskinan. Dendam tersebut adalah ingin membuat irang lain juga ikut merasakan kebahagiaan dalam menjalani kehidupan. Itu sebabnya dirinya berjanji, kelak satu waktu dirinya sukses dan berhasil, dia akan terus berbagi.

Rani pun menggenapi janjinya terdahulu. Kesuksesan dirinya saat ini sebagai pengusaha tidak hanya dinikmati olehnya sendiri. Apalagi rani percaya betul akan prinsip hukum tabur tuai dan kedhasyatan bersedekah. Dia sungguh memegang erat prinsip tersebut.
Baginya rejeki berlimpah yang didapatkannya saat ini, bukan hanya karena dari usaha dan kerja kerasnya semata, akan tetapi ada campur tangan Tuhan yang mahakuasa.
Kini terbukti sudah, ‘dendam’ itu sudah terbayarkannya, lantaran Rani berhasil mewujudkan mimpinya bukan hanya untuk dirinya sendiri tapi lebih daripada itu dia juga bisa membantu sesama. Mulai dari mengasuh anak yatim, memberi donasi kepada masyarakat yang kurang beruntung dan masih banyak lagi.

Terkait bantuan yang sudah ia bagikan selama musim pandemic Covid 19 ini, Rani menyebutkan kalau semula dia hanya ingin membagikan sebanyak 500 paket sembako. Namun dalam perjalanan ternyata permintaan itu terus bertambah. Hingga saat ini tercatat sudah 1500 paket sembako yang sudah dibagikan dan dirinya juga akan terus berbagi sampai benar-benar dampak daripada wabah pandemi covid 19 ini kembali stabil.
