JAKARTA,- Kabarhakam Polri Komjen Pol. Agus Andrianto bersama Kasdam Jaya Brigjen TNI M Salaeh Mustofa didampingi jajarannya melakukan survei lokasi penguburan korban yang terindikasi Virus Corona (Covid-19) di TPU Unit Islam Tegal Alur Kalideres Jakarta Barat, Rabu (15/04/2020)..
Turut hadir mendampingi Kabaharkam dalam kegiatan tersebut Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, AsLog Polri Irjen Pol Ahmad Dofiri, Karopenmas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono, Kasdam Jaya Brigjen TNI M Saleh Mustofa, Dir. Samapta PMJ Kombes Pol Ngajib, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru beserta para pejabat Utama, Dandim 0503 Jakarta Barat Kolonel Kav. Valian Wicaksono Magdi, Kapolsek Kalideres Kompol Indra Maulana Saputra, Danramil Kalideres Kapten Inf Abdul Kholik dan Camat Kalideres Naman Setiawan.
“Kami juga memastikan ketersedian APD untuk para petugas pemakaman yang menguburkan Jenazah Korban Covid-19,” kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana, Rabu (15/04/2020).
Nana menjelaskan, kepada para petugas yang melaksanakan pemakaman dan pengamanan kesehatan kemudian dari pemakaman juga ada dari Kepolisian. Kemudian, bansos ini merupakan rasa kepedulian dari TNI-Polri serta Pemerintah Daerah sebagai rasa kemanusiaan dan kepedulian sosial.
“Juga untuk memberikan motifasi mereka untuk tetap bekerja melayani dan dengan iklhas bahwa apa yang dilakukan petugas ini adalah juga merupakan suatu ibadah,” jelas Nana.
Masih dikatakannya, untuk di wilayah hukum Polda Metro Jaya sampai sejauh ini tidak ada penolakan tehadap pemakaman korban covid 19.
“Tidak ada sampai saat ini dan kami harapkan dan kami yakin masyarakat sudah menyadari bahwa mereka korban sehingga walau bagaimanapun harus diterima kita semua,” katanya.
Dalam hal ini juga, Dinas Kesehatan Pemda kemudian bersama-sama dengan anggota Polri juga TNI ada penambahan personel untuk pemulasaran jenazah.
Anggota Polri punya tim khusus pemulasaran jenazah yang sudah dilakukan pelatihan oleh Dinkes Pemprov DKI selama 3 hari.
“Kemudian dari Dinkes dan anggota Polri didirikan satgas pemulasaran jenazah yang melakukan, memandikan bersama anggota-anggota dari Dinkes dan anggota Polri sampai ke keranda dan dibawa kr pemakaman. Ada 80 anggota Polri yang ditugaskan sebagai satgas pemulasaran jenazah,” tandasnya.
