PAPUA,-Menko Polhukam Wiranto menyatakan, pasca kerusuhan Wawena yang terrjadi beberapa waktu lalu tidak menyurutkan warga untuk kembali hidup dengan kondisi dan situasi yang normal. “Masyarakat diharapkan untuk kembali bekerja dan beraktivitas seperti bisa guna meningkatkan perkonomian masyarakat,” Demikian dikatakan Wiranto dalam peninjauan
langsung ke Wamena, Papua, pasca kerusuhan yang terjadi pekan lalu. Selasa (08/10/2019).
Peninjauan ke Wamena, Wiranto didampingi Menteri Kesehatan P Nila Djuwita F. Moeloek, Menteri Sosial Agus G. Kartasasmita, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Paglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, serta Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian.
Untuk diketahui bahwa situasi Wamena pasca kerusuhan pekan lalu, sudah berangsur pulih, sekolah, pasar tradisional dan aktifitas masyarakat mulai kemarin, Senin 7 Oktober 2019, sudah mulai berjalan normal.
Dalam kegiatan kali ini, rombongan Menko Polhukam Panglima mengawali Peninjauan ke Kodim 1702/Jayawijaya. Tak sekedar mengunjungi dan meninjau saja. Terlihat Panglima TNI berdialog langsung dengan masyarakat yang mengungsi. Hingga saat ini, tersisa 624 Pengungsi yang masih bertahan di Kodim 1702/Jayawijaya.
Diakhir kegiatan peninjauan, Menteri Sosial secara simbolis menyerahkan bantuan yang diterima oleh Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon R. Banua guna perbaikan sarana yang kemarin rusak akibat kerusuhan.
Selesai melaksanakan peninjauan, Rombongan menuju Kantor DPRD Wamena untuk melaksanakan Dialog yang dipimpin oleh Menko Polhukam bersama dengan Tokoh Daerah, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Wamena.
Dalam dialog tersebut, Menko Polhukam menyampaikan salam dari Presiden Republik Indonesia bagi masyarakat Wamena dan Presiden melalui Kemensos memberikan bantuan tunai sebesar Rp. 4.792.244.500, untuk perbaikan sarana, prasarana dan tempat tinggal yang telah habis terbakar akibat kerusuhan tersebut.
Menko Polhukam mengharapkan para pengungsi untuk dapat kembali ke wamena untuk bekerja dan beraktifitas seperti biasa guna meningkatkan perekonomian di wamena.
Disamping itu, Panglima TNI dan Kapolri menyampaikan ketegasan akan menjamin keamanan di Wamena, apabila di perlukan penambahan personel TNI dan Polri akan di tambahkan demi keamanan wamena.
