LUMAJANG. Tim Cobra Polres Lumajang bersama TNI dan SKD (Satgas Keamanan Desa) berhasil menangkap Mat (31) spesialis Begal dan Curanmor di 20 TKP yang berbeda. Tersangka ditangkap dirumahnya, Desa Jenggrong Kec Ranuyoso Kab Lumajang.
Dari 20 TKP tersebut, pelaku membeberkan aksi Begal di 4 TKP di tahun 2019 yakni :
- TKP Sukodono
- TKP Padang-Merakan
- TKP Tegal Bangsri. 4.TKP Gucialit
Sedangkan 16 TKP curanmor antara lain
- 3 TKP di Ds Wonoayu kec.Ranuyoso
- 2 TKP di Ds Wates Kulon kec Ranuyoso
- 1 TKP di Ds.Penawungan kec.Ranuyoso
- 1 TKP di Ds.Wates Wetan kec. Ranuyoso
- 3 TKP di Kec.Kedung Jajang
- 1 TKP di Kec Sukodono
- 1 TKP di kec Padang
- 1 TKP di Kec Gucialit
- 1 TKP di Kec.Leces
Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengungkapkan dalam melakukan aksinya, tersangka termasuk lihai dalam melancarkan aksinya dapat dilihat dari banyaknya TKP Begal dan curanmor yang terungkap. “Kami akan terus kembangkan kasus ini karena tidak menutup kemungkinan bahwa masih ada TKP dan kasus lain yang dilakukan tersangka yang masih belum terungkap,”terang Arsal
“Kami berkomitmen memberantas begal di Lumajang. Tidak ada tempat bagi sampah masyarakat di Lumajang. kami tidak segan-segan menghadiahkan timah panas kepada para pelaku begal” ungkap Arsal yang merupakan lulusan S3 universitas Padjajaran Bandung
Katim Cobra Akp Hasra Cobra menyatakan, dirinya akan turun langsung dalam operasi pemberantasan begal yang digagas oleh Kapolres. “Kami serius untuk memberantas begal di Lumajang” ungkap hasran yang juga selaku kasat reskrim Polres Lumajang.
