JAKARTA- Ketua Umum (Ketum) TP Sriwijaya Komjen Pol (Purn) Susno Duadji membuka puncak acara Hut TP Sriwijaya ke 51, di Aldeos Building, Jakarta Selatan, Jumat (6/9/2019).
Hut TP Sriwijaya yang berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketum yang selanjutnya digelar acara diskusi FGD Focus Grup yang mengangkat tema “Peran Anggota DPR Ri dan Pengusaha dalam meningkatkan pembangunan Di Sumatera bagian Selatan”.
Adapun narasumber yang membahas tema tersebut yakni dari Anggota DPR RI, Fauzi H Amro d an Erwin Moeslimin Singajuru. Sedangkan dari kalangan pengusaha, Sammy Hamzah dengan dipandu diskusi Darmawan dari TP Sriwijaya.
Propinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menurut Sammy Hamzah, potensi alam di Sumsel terkandung kekayaan yang sangat kaya, terutama pada sektor migas.
Salah satu bukti di daerah Saka Kemang, adalah penemuan terbesar dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Oleh karena itu, katanya yang perlu di jaga adalah pengembangannya.
Kementriam ESDM sudah ada pengkajiannya. Jadi, katanya, kalau di daerah belum ada untuk menghitung manfaat untuk daerah, Gubernur bisa membentuk tim kerja bersanding dengan tim ESDM untuk menghitung seberapa maksimalnya manfaat untuk daerah.
“Jangan sampai kita mengulang sejarah seperti yang dikatakan Pak Susno, pengembangan Migas didaerah itu sangat besar, tapi tidak terasa untuk masyarakat, itu yang harus kita hindari,” ujarnya.
Selain migas masih banyak potensi kekayaan di Sumsel. Budi daya ikan air tawar contohnya. Menurut dia sangat menguntungkan saat ini, pasalnya komoditi Ikan Nila indonesia sangat digemari oleh pasar Dunia, seperti Amerika, Eropa,Jepang. Ikan Nila Indonesia tidak tercemar dan cita rasa yang alami karena sistem ternaknya di perairan lepas seperti danau.
Produksi Ikan Nila Indonesia saat ini lebih kurang 130 Ton pertahun jumlah itu hanya bisa memasok pasar di Amerika sebesar 3% selebihnya masih di Suplay dari Cina,Cili,Honduras. “Kita punya pasar yang cukup terbuka untuk meningkatkan export. Peternakan Ikan Nila ada di Danau Toba Sumatera Utara,”jelasnya.
Karena itu, di katakan Sammy, upaya untuk meningkatkan export ikan Nila sedang diupayakan dengan melirik beberapa danau yang ada di indonesia salah satunya danau ranau saat ini masih dalam tahap analisis dan penelitian apakah cocok untuk pengembangan ternak ikan Nila.”Kita jajaki pula kerja sama dengan peternak peternak lokal agar bisa menambah penghasilan bagi peternak lokal,”ujar Sammy.
Lain halnya Fauzi H Amro yang menegaskan bahwa pola pikir masyarakat kita cenderung mengarah ke Liberalisme dan menjurus ke politik transaksional.
Karenanya memberikan penjelasan kepada masyarakat menjadi keharusan. Di mana, yang berpotensi menjadi anggota DPR bukanlah orang orang yang berduit tetapi seorang yang akan menjadi angota DPR maupun DPRD. Adalah orang yang paham daerahnya dan bisa memajukan potensi ekonomi sosial budaya dan kearifan lokal yang ada di daerahnya.
Dengan jumlah penduduk 8,4 juta jiwa. Jumlah keterwakilan 17 anggota DPRI, 17 Kabupaten Kota kita ada 17 dan Provinsi terkaya nomor 5 dari 34 Propinsi di Indonesia semestinya kita bisa berbuat banyak untuk membangun Sumsel dan keluar dari kemiskinan. “sama-sama kita membantu sesuai dengan visi, bidang dan kemampuan masing-masing membangun Sumsel keluar dari kemiskinan,”ujar Fauzi.
Sedangkan menurut Erwin Moeslimin Singajuru, peran DPR RI adalah mensupport hal-hal yang akan diprogramkan atau direncanakan Provinsi maupun Kabupaten Kota, yang mewakili daerah pemilihan masing-masing.” Perannya legislatif itu bukan seperti Bupati, Walikota ataupun Gubernur,”ucapnya.
Akan tetapi, Tupoksi anggota Dewan itu ada tiga, pertaman terang Erwin membuat anggaran, mengesahkan anggaran sekaligus bersama-sama eksekutif. Kedua tugas legislasi membuat undang-undang sekaligus membuat peraturan daerah dan tugas lain adalah pengawasan.
Meski begitu dirinya bersama kawan kawan yang ada di DPR terus berusaha membantu Pemerintah Provinsi Kabupaten Kota di Sumsel terkait dalam meningkatkan APBD daerah masing masing dalam upaya mensejahterakan Masyarakat. “Kami siap membantu untuk kepentingan kesejahtraan masyarakat Sumsel,”tandasnya. (iwan)
