Journal Reportase
Seleb

Gegara Ulah ‘Wak Udin’ Good Gangster Pede Rilis Debut Single

JournalReportase.com, Bertempat di Paparonz Pizza, gedung TVRI, Senayan, Jakarta, Semin (26/8) grup musik Good Gangster beraliran pop rock merilis debut singlenya berjudul ‘Wak Udin’ sekaligus pemutaran serentak di sejumlah radio.

Seperti diketahui lama vakum dari industri musik Indonesia, Good Gangster kali ini menggandeng Siska Salman sebagai produser. Siska Salman adalah penyanyi dan pencipta lagu yang pernah tergabung di grup band Cannonball, di mana karya musiknya pernah hits di era tahun 2000an.

Di bawah naungan label SiNi Production Indonesia, grup musik yang beranggotakan Verindra (Vokal/Gitar) dan Mambang Yazid Nasution (Drum/Vokal) ini optimistis, karya mereka bisa memberikan semangat baru di industri musik tanah air.

“‘Wak Udin’ ini sebenarnya sudah lama saya buat, tapi belum sempat dirilis. Tahun ini, kami (Good Gangster) memutuskan untuk berani merilis karya musik kami. Semoga lagu ini mendapat respon yang positif, dan bisa diterima masyarakat, khususnya pecinta musik di Tanah Air,” sebut Verindra, saat jumpa pers di Paparons Pizza, gedung TVRI, Senayan, Jakarta, Senin (26/8/2019).

Lagu Wak Udin sendiri berkisah soal seorang pria paruh baya bernama Wak Udin yang berasal dari desa. Dimana Wak Udin ingin menikahi gadis pujaannya. Sayangnya gadis itu menolak, karena ‘Wak Udin’ seorang pengangguran, malas bekerja, egois, kerjanya cuma menunggu warisan.

Tak mau diajak kawin, sang gadis pun menghindar lalu pergi ke kota. Kecewa berat, ‘Wak Udin’ nekat pergi menyusul sang gadis ke kota. Namun sayang, saat ditemukan, gadis pujaannya itu sudah gila.

Seperti diketahui Good Gangster bukanlah orang baru di musik Indonesia, semula grup band ini bernama ILANG, dan pernah merilis satu album bertajuk “Materialistis”, di bawah produksi label Naviri Record pada pertengahan tahun 1995 silam. Setelah ILANG bubar, dua personel grup band tersebut, yakni Verindra (Veri) dan Yazid membentuk grup band yang bernama Good Gangster. Namun sayang, mereka kembali vakum setahun setelahnya lantaran masing-masing personel memiliki kesibukan lain. Veri memutuskan pindah ke Bali untuk “Ngamen” dari cafe ke cafe, sementara Yazid sibuk dengan pekerjaannya sebagai pewarta (jurnalis) hiburan disebuah surat kabar harian di Jakarta.

Sebagai band, Good Gangster memang sengaja mengemas formasi dua personel. Sedangkan untuk instrumen lain, band yang kedua personelnya dibesarkan di Kota Medan ini memutuskan untuk memakai additional player. Good Gangster pun akhirnya memilih genre pop rock yang inovatif dengan sentuhan banyak genre, antara lain funk, rap/hip hop, reggae, blues dan rock n roll.

Didalam karya musiknya, Good Gangster cenderung mengusung tempo yang medium dan up beat. Sementara untuk debut single mereka ‘Wak Udin’, Good Gangster mengusung genre pop rock dengan sentuhan funk dan rap/hip hop.

“Lagu-lagu kami sangat variatif, ada paduan banyak genre, ada sentuhan pop, rock, funk, rap/hip hop, reggae, dan juga blues. Kalau untuk di lagu ‘Wak Udin’ ini, kami memadukan unsur rock, funk, dengan rap,” jelas Yazid.

Sementara itu prises mixing dan mastering lagu “Wak Udin” sendiri dikerjakan oleh penata musik Nico Veryandi dari SiNi Production Indonesia, yang juga dikenal sebagai additional player tetap atau kibordis dari band Kotak. Proses mixing dan mastering dikerjakan kurang lebih selama satu bulan. Sementara untuk video musik tembang “Wak Udin”, digarap oleh dua anak muda asal Bali, Tude dan Varel.

Good Gangster

Label SiNi Production Indonesia

Produser : Siska Salman & Good Gangster

Mixing & Mastering : Nico Veryandi

Music & Video : Tude & Varel
Song Writer: Verindra

Related posts

Single Perdana Riecha Monicha Tawarkan Musik Koplo Akan Rilis Akhir Bulan Juni

journalreportase

Beli Konten Porno Dea OnlyFans Rp 1.4 Juta, Komedian Marshel Widianto Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya

redaksi JournalReportase

Ini Alasan Boyz II Men Mau Balik Lagi ke Indonesia Dalam Tour of Asia 2019, Catat Tanggalnya!

redaksi JournalReportase

Leave a Comment