JAKARTA- Masih dalam suasana Hari Kemerdekaan RI ke 74, Polda Metro Jaya (PMJ) memusnahkan barang bukti narkotika sabu, ekstasi dan minuman keras dari 154 tersangka. Barang bukti tersebut merupakan hasil operasi jajaran PMJ, Polres dan Polsek selama 2 bulan terakhir dan sudah mendapatkan ketetapan hukum dari Kejaksaan.
“Hari ini kita lakukan pemusnahan barang bukti narkoba. Tidak semuanya kita musnahkan, karena ada beberapa barang bukti ini yang belum mendapatkan (izin) dari pengadilan untuk dimusnahkan,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono kepada wartawan, Senin (19/8/2019).
Pemusnahan barang bukti narkotika itu berlangsung di depan halaman gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus PMJ pada hari ini. Barang bukti yang dimusnahkan yakni 71,8 kg sabu dan 15.326 butir ekstasi serta ribuan botol miras dimusnahkan.
Barang bukti tersebut terkumpul dari hasil tangkapan jajaran Polsek, Polres dan Direktorat Narkoba PMJ penindakan pada Juni hingga Agustus 2019. Selain sabu dan ekstasi, polisi juga menyita narkoba jenis heroin, kokain hingga ganja dan puluhan ribu botol minuman keras.
“Kita lakukan langkah penegakan hukum dalam waktu 2 bulan, hasilnya kalau dirinci yang sudah disita 147,12 gram sabu, ganja 34,64 kg, ekstasi 82.022 ribu butir, 668,10 gram heroin, 100 butir H-5, 960,77 gram kokain, 1,06 kilogram bubuk ekstasi, 3 stoples ganja cair dan 10.224 botol miras,” ungkapnya.
Usai memberikan keterangan pers Kapolda juga menyempatkan diri mendatangi pos-pos masing polres Jakarta, Tangerang, Bekasi dan Depok. yang di berada di depan Ditrektorat Kriminal Khusus (Krimsus). Kapolda menayanakan langsung kepada masin- masing Kasat Polres terkait penangkapan dan modus yang dilakukan oleh para pelaku narkoba dan minuman keras (miras).
Sementara itu, pemusnahan barang haram menggunakan mesin pemusnah narkoba. Pemusnahan itu juga dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy dan disaksikan oleh berbagai pihak mulai dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, BNN Provinsi DKI Jakarta dan anggota polisi diseluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya.
“Ke depan kita terus perang terhadap narkoba. Kita akan tarik pelakunya bukan hanya di Indonesia tapi juga di luar. Polri bersama temen-teman BNN dan instansi terkait akan terus bekerja dan kita tak pernah berhenti apalagi Bapak Presiden kita menyampaikan berkomitmen untuk menghasilkan SDM yang unggul mencapai Indonesia emas,”ucap Gatot.
