JOURNALREPORTASE- Empowering Blockchain Summit menghadirkan beragam solusi di sektor industri dan akan digelar di Jakarta, pada 13-14 September 2019 mendatang.
Gelaran ini akan Diprakarsai oleh Chainway, platform bisnis blockchain berbasis di Indonesia. Dalam keterangan tertulisnya, konferensi perdana tersebut akan menemukan para pemimpin, pendiri dan pengembang dari perusahaan-perusahaan besar, termasuk Binance dalam rangka membangun momentum dan terlibat diskusi tentang masa depan industri blockchain.
“Acara ini akan didukung oleh Chainway, platform bisnis blockchain berbasis di lndonesia, seminar perdana ini akan mempertemukan para pemimpin, pendiri dan pengembang perusahaan besar untuk bersama-sama membangun momentum dan untuk terlibat dalam diskusi tentang masa depan industri blockchain,”ungkap COO of Chainway Woojoo Lee dalam keterangan pers di Wisma Korindo, Jakarta (14/4/2019). Hadir pula dalam acara tersebut, Country Manager of BlNANCE Dan Clarke, CEO of INDODAX Oscar Darmawan, Chairman at Asosiasi Blockchain Indonesia Steven Suhadi, Director of Software at Samsung R&D Indonesia (SRIN) Risman Adnan, Doktor Bina Nusantara University Sri Bramantoro Abdinogoro, dan Risk Management Unit Head of KEB Hana Bank Hugo Prasetyo W.
Woojoo Lee menyebutkan, chainway adalah usaha blockchain yang baru berdiri di Jakarta yang bertujuan menghubungkan bisnis blockchain global dengan industri blockchain Indonesia dengan menyediakan beragam solusi bisnis.
Empowering Blockchain Summit akan dihadiri oleh tokoh-tokoh ternama di dunia blockchain dan aset kripto global. Beberapa mitra terbesar termasuk Binance, Samsung SDS, Indodax, Samsung Electronics Indonesia, QCP Capital, SolidBlock dan Gopax Indonesia.
Dalam informasinya dijabarkan di hari pertama, pemain global paling berpengaruh di industri blockchain dan aset kripto akan berbagi pandangan mengenai industri blockchain beserta cara-cara praktis menerapkannya ke sektor publik dan swasta.
Selain itu, akan hadir juga pejabat pemerintah tingkat kementerian untuk bicara soal masa depan industri dengan teknologi blockchain dan rencana kerangka regulasi.
Selanjutnya di hari kedua akan menyoroti peristiwa dan tren yang sedang terjadi di pasar blockchain serta strategi untuk bertahan. Binance Super Meetup misalnya, ada sejumlah pembicara akan berdiskusi dan berbagi pendapat dan pengalaman tentang perdagangan aset kripto, teknologi blockchain dan futur Binance lain.
Oscar Darmawan CEO of Indodax mengatakan blockchain, salah satu teknologi yang tidak menggunakan pihak ketiga dalam suatu proses pertukaran data yang dalam hal ini terjadi pada proses transaksi.
“Sistem Blockchain tidak menggunakan pihak ketiga sebagai pusatnya, namun menggunkan banyak pihak atau komputer yang tersebar di jaringan itu sendiri,” katanya.
Kekuatan utama dari Blockchain, sambungnya sebagai teknologi ini tidak dikelola oleh satu ogranisasi aja, tapi oleh banyak yang disebarkan secara publik.” Teknologi Blockchain juga memberikan solusi untuk dapat mengurangi korupsi. Hal ini dikarenakan data transaksi akan langsung ketahuan dikarenakan pihak publik dapat melihat history transaksi secara realtime,”papar Oscar.
