JOURNALREPORTASE,-DEPOK CINERE,-Bukan hanya eksternal, internal pun dibenahi secara maksimal seperti pembenahan terhadap anggotanya dalam melayani wajib pajak (wp). DI mana, setiap petugas pelayanan Samsat diwajibkan selalu melakukan 3S (senyum, salam, sapa) kepada masyarakat wajib pajak (wp), demi tercipta kesejukan dan bersahabat dalam melayani.
Samsat Cinere termasuk samsat yang sukses dalam melayani wajib pajak seperti pelayanan STNK online, pengoperasian STNK keliling, pelayanan dor to dor hingga meluncurkan mobil keliling merupakan upaya inovasi yang sinergi untuk tujuan pelayanan yang professional dan akuntabilitas.
Sedangkan pembenah eksternal antara lain calo yang setiap hari berkeliaran kini tak lagi tampak.Wajib pajak yang akan mengurus dokumen kendaraannya dikedua samsat tersebut terlihat lebih santai menunggu penyelesaian proses dokumen di loket loket yang telah disediakan. “ Santai mas, tinggal menunggu dokumen perpanjangan STNK motor saya,” ujar Adrian warga Cinere, Depok
Lain halnya dengan Ibu Nuni, menilai pelayanan di samsat Cinere sangat baik. “Pelayanannya bagus banget, saya bayar pajak motor tadi cuma lima menit,” ujarnya.
Sementara itu, Budi warga Depok mengimbau kepada masyarakat Cinere dan sekitarnya agar dalam setiap pengurusan sebaiknya selalu melakukannya sendiri dan tidak menggunakan jasa calo, karena sudah diberikan kemudahan berupa informasi oleh petugas. Apabila dalam melakukan pengurusan mengalami kendala petugas pelayanan Samsat akan membantu sesuai dengan kapasitasnya.
Pantauan Proteksinews di Samsat Cinere , tidak terlihat antrian panjang pemohon Wajib pajak (wp) yang berdiri di depan loket untuk mengurus dokumen kendaraan. pemohon tampak terlihat duduk duduk santai menanti di sebuah ruangan yang sudah disediakan di depan loket, Selain itu ruangan pun ber AC. Cerminan ini bukanlah isapan jempol belaka, pemadangan ini sudah berlangsung setiap hari.
Seperti diketahui, Sistem Admihnistrasi Manunggal Satu Atap (disingkat Samsat), atau dalam bahasa Inganngris One Roof System, adalah suatu sistem adraministrasi yang dibentuk untuk memperlancar dan mempercepat pelayanan kepentingan masyarakat yang kegiatannya diselenggarakan dalam satu gedung. Contohnya dalam hal pengurusan dokumen kendaraan bermotor.
Samsat merupakan suatu sistem kerjasama secara terpadu antara Polri, Dinas Pendapatan Provinsi, dan PT Jasa Raharja (Persero) dalam pelayanan untuk menerbitkan STNK dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang dikaitkan dengan pemasukan uang ke kas negara baik melalui Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendanraanan Bermotor, dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLJJ), dan dilaksanakan pada satu kantor yang dinamakan “Kantor Bersama Samsat”.
Dalam hal inilah, Polri memiliki fungsi penerbitan STNK ,Dinas Pendapatan Provinsi menetapkan besarnya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) sedangkan PT Jasa Raharja mengelola Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu raLintas Jalan (SWDKLLJ).
