JOURNALREPORTASE,-LUMAJANG,- Kapolres Lumajang dan Dandim 0821 mengkukuhkan Pembinaan Satgas Keamanan Desa Se-Kecamatan Pasirian di balai Desa Pasirian Kabupaten Lumajang, Rabu malam (6/3)
Untuk menjadi keanggotaan Satgas Keamanan Desa ini adalah sukarelawan dan tidak diberi gaji dari pemerintah, pemerintah hanya sebagai wadah untuk mengarahkan dan menggugah kepedulian warga terhadap keamanan dilingkungan desanya masing-masing.
Tercatat sudah 88% atau 182 Desa dari 205 desa/kelurahan yang telah terbentuk Satgas keamanan Desa di Kabupaten Lumajang. Total saat ini sudah terdapat 5.460 relawan keamanan yg tergabung dalam Satgas Keamanan Desa.
Anggota Satgas Keamanan Desa ini akan dilengkapi dengan rompi, HT (Handy Talkie) yg terhubung dengan repiter pancar ulang dan alat-alat lainnya untuk menunjang kinerja mereka. Anggaran pembelian perlengkapannya menggunakan dana desa.
“Tugas sukarelawan menjaga dan memastikan keamanan didesanya. Tugas mereka mendesain sistem keamanan yang ada didesanya. Mereka dapat sebagai problem solver terhadap masalah-masalah keamanan didesanya sehingga diharapkan persoalan-persoalan dimasyarakat yang bisa berdampak terganggunya keamanan, bisa diselesaikan sejak masih bentuk bibit-bibit kecil. seperti membubarkan jika ada anak-anak yang sedang kumpul mabuk-mabukan, menyelesaikan perselisihan antar warga didesanya bahkan mengajak gotong royong untuk mengatasi bencana alam dan persoalan kemasyarakatan lainnya,”jelas Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban
Arsal mengatakan, anggota Satgas keamanan desa dibawah kendali kepala desa secara langsung, dan mendapatkan bimbingan dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa secara periodik.” Dengan kinerja dan tanggungjawabnya tersebut anggota Satgas Keamanan Desa secara tidak langsung mereka akan dianggap sebagai Tokoh Masyarakat diwilayah mereka,”Arsal menambahkan.
Dituturkan, Satgas Keamanan Desa adalah pertahahan lapis ketiga dari 3 lapis keamanan yang digagasnya. Anggota yang tergabung dalam Satgas Keamanan Desa dibekali beberapa keahlian seperti keahlian berbicara menggunakan HT, kemampuan TPTKP dan kemampuan Beladiri untuk bekal jika bertemu pelaku Kriminalitas yang melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.
“Saya sangat berterima kasih kepada Bupati Lumajang yang konsen terhadap masalah keamanan. Satgas Keamanan Desa ini bisa terbentuk dengan cepat di seluruh desa karena peran dan campur tangan beliau yang memerintahkan camat dan kepala desa untuk segera dibentuk Satgas Keamanan desa diseluruh wilayah.
Sementara Dandim 0821 Lumajang Letkol Infantri Ahmad Fauzi, menyatakan, pihaknya sangat peduli tentang keamanan di wilayah.”Saya sangat mendukung Satgas Keamanan Desa yang digagas oleh Kapolres yang merupakan sebuah solusi bagus untuk mengatasi persoalan-persoalan keamanan seperti begal, pencurian sapi yang marak dilumajang. Saya dan jajaran siap membantu Polres Lumajanng menciptakan situasi keamanan di kabupaten lumajang ini,”ungkap Fauzi
