Journal Reportase
Otonomi Daerah

Tekan Maraknya Pencurian Sapi Kapolres Lumajang Sosialisasikan Rantai Sapi

JournalReportase-Lumajang- Kapolres Lumajang AKBP M. Arsal Sahban Apelkan Kapolsek dan Jajaran dalam rangka mempresentasikan penerapan Rantai sapi guna menekan angka pencurian sapi di Kab Lumajang. Pada Apel ini para Kapolsek diwajibkan membawa Rantai sebagai bentuk kesiapan masing-masing Kapolsek dalam mensosialisasikan program Rantai Sapi dan pembentukan komunitas rantai sapi.

Kapolres menyuarakan tentang Penggunaan rantai sapi merupakan pengamanan yang bersifat perorangan atau tanggung jawab tiap pemilik sapi. Konsep ini merupakan kolaborasi pemikiran dari Kapolres Lumajang serta Iptu Rudi selaku Kapolsek Gucialit, sehingga menghasilkan model Rantai Sapi yang fleksibel tapi sangat kuat, yaitu besi dengan tebal 10 mm, panjang 80 cm dan lingkar kepala yang mudah ditekuk supaya tidak sulit saat mengalungkan ke kepala Sapi, sedangkan ujung lainnya di gembok di besi atau cor yang ditanam.

Penjelasan Kapolres bertujuan agar para Kapolsek memahami bagaimana konsep penerapan rantai sapi tersebut, supaya para Kapolsek dapat membentuk komunitas kecil untuk diberikan informasi mengenai penerapan rantai sapi itu.

“Kita akan membentuk komunitas rantai sapi, sebagai wadah mengenalkan program penggunaan rantai sapi, seperti bagaimana cara membuatnya, berapa ketebalan besinya, dimana membelinya, termasuk wadah bertukar pikiran para pemilik sapi dalam upaya mengamankan hewan ternaknya. Rantai sapi ini sangat murah, hanya sekitar Rp 150 ribu,”terang Kapolres

Arsal menambahkan, rantai ini masih seri pertama, pihak komuitas rantai sapi bisa memodifikasi untuk mengembangkan konsep rantai sapi agar lebih efektif dan efisien, misal ketebalan rantai ditambah, polesan rantai atau bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan rantai sapi tersebut.

“Nantinya inovasi-inovasi yang dikembangkan oleh tiap komunitas rantai sapi tersebut dapat disebar ke komunitas lainnya untuk memaksimalkan konsep rantai sapi ini”tutup Kapolres.

Arsal Sahban menuturkan, dengan adanya solusi yang diterapkan, para pencuri menjadi pusing.
“Makin pusing pencurinya, jika Satgas Keamanan Desa kecolongan masih ada GASTER yang mengamankan ternak, kalau GASTER ada celah masih ada rantai sapi yg sudah dipasang untuk tiap tiap sapi, meski pencurinya sudah siap pasti susah untuk motong rantainya, saat susah payah motong rantai setebal 10mm keburu digrebek warga yg Patroli.” tandas Kapolres.

Related posts

Lantamal III Sosialisasi Penerimaan TNI AL Kepada Pelajar

JournalReportase

Dipergantian Tahun Baru Polres Lumajang Tindak Tegas Pengendara Yang Melanggar

JournalReportase

Jaga Stamina, Prajurit Yonif Raider 515 Kostrad Laksanakan Lari Siang Bersama

JournalReportase

Leave a Comment