JournalReportase- Lumajang-Beberapa waktu lalu telah terjadi peristiwa dua orang warga saling menikam menggunakan sajam(celurit. Penikaman antar kedua orang itu dikarenekan permasalahan uang 1jt. Akibatnya korban pun bersimbah darah.
Peristiwa baku hantam dengan senjata tajam itu terjadi. di Dsn.Bakah Utara Ds.Jenggrong Kec Ranuyoso, Minggu malam (23/12)
Polres Lumajang, kemarin menggelar pembahasan mengenai sebab akibat terjadinya aksi saling bacok.
Alih alih kejadian tersebut bermula dari sebuah kesepakatan oleh dua orang pihak yang bersangkutan, yaitu Hasan dan Asmin yang terikat perjanjian setelah Asmin memberikan Uang sebesar 1jt dengan gant, Hasan membawakan 1unit sepeda Motor kepada Asmi. Selang beberapa hari tidak ada kabar dari Hasan dengan janji alan membawa motor membuat Asmin ingin mengetahui bagaimana pesanannya karena Hasan tidak dapat ditemui dan tidak dapat dihubungi.
Minggu 23 Desember sekitar Pkl 19.00 Wib, Asmin mengajak Sahid adiknya untuk menemui Hasan dirumahnya.
Asmin dan Hasan bertemu dan langsung saja terjadi cekcok dikarenakan uang yang diberikan Asmin hanya dikembalikan Setengah karena Hasan tidak dapat menepati janjinya memberikan Sepeda motor yang telah disepakati.
Seketika Hasan mengambil celurit untuk mengusir Asmin. Asmin yg tidak terima ikut mengeluarkan Celurit karena sudah naik darah.
Keduanya berusaha dilerai Sahid adik Asmin tetapi Sahid malah hampir tersabet Celurit hasan. Alim(bapak Hasan) keluar dari rumah untuk melerai keduanya tetapi Alim terkena bacok oleh Asmin di bagian kepala dan melukai telinganya. Alim yang sempat memegangi kaki Asmin membuat Asmin terjatuh dan hasan menghujamkan celuritnya melukai dada hingga menembus paru paru Asmin, akibat luka itu Asmin dilarikan ke Rs Jember dan untuk Alim orang tua Hasan dilarikan Ke Rs Bhayangkara untuk mendapat perawatan lebih lanjut
Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban, menerangkan pihaknya sudah melakukan gelar perkara untuk membuat konstruksi hukum yang semakin jelas dan terang terkait tindak pidana yang terjadi. untuk itu Kapolres minta kepada Hasan menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.” Timsus sudah kami bentuk untuk mengejar. kemanapun larinya Hasan, pasti bisa kami tangkap. ini hanya masalah waktu” terang Arsal.
