JounalReportase.com, Bukan Nikita Mirzani namanya kalau apa yang dilakukannya tidak membuahkan sensasi. Yang terkini adalah Nikita kembali melakukan perbuatan tidak menyenangkan dan melakukan pencemaran nama baik terhadap Puput Carolina.
Bertempat di Restoran Portable, Hotel Whizz, Kelapa Gading Jakarta Utara, pada Jumat (19/10) malam, Puput yang ditemani ketiga kuasa hukumnya yakni Sunan Kalijaga SH, Feriawansyah SH dan Nuning Tyas Widyowati SH memberikan klarifikasinya terhadap tindakan pencemaran nama baik yang telah dilakukan Nikita di sebuah TV program “Pagi-Pagi Happy” beberapa waktu yang lalu.
Seperti diketahui, beberapa waktu yang lalu, Puput yang juga berprofesi sebagai Chef telah melaporkan Nikita Mirzani ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) atas kasus pencemaran nama baik. Menurut Puput, Nikita menyangkut pautkan namanya dengan narkotika. Tak hanya sekali, tetapi sampai tiga kali dalam acara yang dibawakan oleh Nikita. Perempuan kelahiran Medan, 21 November 1989 itu pun khawatir jika pandangan banyak orang menjadi buruk terhadapnya.
“Sampai akhirnya pada tanggal 1 Oktober itu di acara dia (Niki), dia ngomong tuh Puput Carolina cewek-cewek narkoba, berteman dengan bandar narkoba, pemakai Narkoba, seperti itu dan itu sangat perkara banget (buat saya). Dia juga menyebutkan nama saya jelas sebanyak tiga kali dimana hal itu dia tidak bisa dibuktikan, tidak ada saksi, tidak ada bukti sama sekali. Dan dia sudah jelas menggiring opini masyarakat terhadap kepribadian saya dan ini jelas mencemarkan nama baik saya, mengganggu bisnis saya, suami, dan keluarga besar saya. Jadi itu yang saya sampaikan ke KPI. Apakah dia pantas mengucapkan kata-kata seperti itu yang disiarkan secara langsung dan sedang ditonton oleh jutaan orang,” beber Puput.
Lebih lanjut Puput mengatakan, perseteruan tersebut juga bermula dari kesalah pahaman. Permasalahan diantara keduanya kian mencuat ketika Nikita menjelek-jelekan Puput atas kaitannya dengan mantan suaminya Dipo Latief yang kemudian ditanggapi secara emosional yang berlebihan oleh artis yang akrab disapa Niki tersebut. Bukan hanya itu polemik yang bermula dari kesalah pahaman ini juga membuat Puput dihujani kata-kata kasar (makian) dari Niki. Beruntung kendati Niki melontarkan kata-kata kasar, tetapi Puput tidak meresponsnya dan membalasnya dengan kata-kata kasar juga.
“Saya itu sebenarnya adalah korban dari kesalah pahaman. Jadi kita ada satu capture di grup whatsapp (WA), dimana dia (Niki) merasa saya ngomongin dia. Cuma reaksinya dia mungkin terlalu emosional menurut saya. Dan akhirnya dia mendirect message (DM) saya di Instagram dengan kata-kata yang sangat tidak pantas dan itu ditampilkan di acara dia. Saya juga dibilang sebagai pengguna narkoba, teman saya banyak bandar narkoba dan saya katanya harus segera ditangkap, karena sebenarnya saya nggak ada urusan sama dia, jadi begitu banyak orang yang diseret sama dia karena urusan dia dengan Dipo, yang menurut saya memang tidak perlu dikait-kaitkan. Dia juga pernah DM saya dan maki-maki saya dengan sangat kasar sekali, dia bilang saya pelacur, lonte dan cabul, dan saya masih ada buktinya,” jelas Puput.
Sejauh ini Puput sendiri merasa bersyukur lantaran KPI sudah merespon dengan cepat laporannya itu. Hal itu dibuktikan KPI dengan memberikan sangsi berupa skors kepada Nikita untuk tidak tampil sebagai host (pembawa acara) selama lima hari, terhitung dari tanggal 15-19 Oktober kemarin.
“Jadi Puji Tuhan setelah kita audiensi dengan KPI kemarin, acara ini bisa ditegur, makanya dia di skors dari tanggal 15-19 Oktober kemarin. Tapi lucunya itu dia malah mengatakan sakit, padahal kita ada bukti tertulis bahwa dia di skors. Karena ada teguran dari KPI. Bahkan dari TV dan Programnya sendiri sudah minta maaf sama saya dan yang lucunya lagi Nikita nya mengelak terus. Jadi ini sangat lucu banget deh kita ngelihat dianya. Jujur di satu program itu kan yang terlibat banyak orang, kasihan sekali kalau semua orang dalam acara itu terlibat karena kelakuan satu orang. Saya sendiri nggak pengen programnya dihentikan. Tapi kalau saya secara pribadi hanya meminta dia untuk dihentikan oleh KPI,” ungkap Chef bertubuh seksi itu.
Sementara itu Sunan Kalijaga selaku kuasa Hukum dari Puput Carolina meminta itikad baik dari Nikita untuk meminta maaf kepada kliennya Puput Carolina. Kalaupun hal itu tidak dilakukan, Sunan berjanji akan membawa kasus pencemaran nama baik yang sudah dilakukan oleh Nikita itu ke langkah hukum yang lebih tegas.
“Kita saat ini masih dalam tahap proses, artinya menunggu itikad baik bahwa apa yang dia (Niki) sampaikan mengakibatkan dan berdampak buruk bagi nama baik seseorang. Karena petugas kepolisisan saja akan menyatakan seseorang itu positif sebagai pecandu narkoba atau pengguna narkoba ketika sudah menjalani serangkaian tes. Dan itu dilakukan tidak secara terang benderang menyampaikannya ke publik jika tidak didukung dengan hasil test urine atau laboratorium yang akurat. Apa yang disampaikan Nikita harus dibuktikan dengan fakta seperti test urine. Puput pun bersedia test urine dihadapan media. Makanya disini kita klarifikasi. Kita ambil langkah-langkah dan sambil menunggu progresnya seperti apa. Kalau kita melihat kasus ini adalah murni pencemaran nama baik yang dilakukan Niki dihadapan jutaan pemirsa yang sangat merugikan Puput dan itu adalah tindakan yang bisa hukum, kita lihat prosesnya makanya kita ke KPI. Next stepnya kita belum bisa sampaikan, tapi puncaknya kita pasti mengambil langkah hukum,” kata Sunan.
