Journal Reportase
Breaking News

Pengusaha Bali Ini Tuduh Gubernur NTB Tukang Fitnah

Pengusaha dan model iklan yang berasal dari kota bali ini menuduh Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi dan beberapa media nasional telah melakukan fitnah dan pembohongan publik, atas pemberitaan Penghinaan terhadap Gubernur NTB, di saat musim tenang pilgub DKI. Dari laman fb Ni Luh Djelantik, yang di unggah untuk publik Kamis (20/04/2017), 

Steven si manusia fiktif.

Inget orang ini ?

Udah ketemu belum ?

Banyak yang hujat aku karena gak ngebahas si Steven. Gimana mau dibahas lah wong manusia fiktif wkwkwkw. Sebelum maki-maki lagi, coba pikir pake nalar, makanya jangan suka main share kalau gak valid beritanya, apalagi berita dari media punyanya HT.

Ini pesan masuk yang kuterima: Ternyata Steven Hadisurya Sulistyo itu tidak ada. KTP Steve juga tidak terdaftar dikelurahan Kebun Jeruk dan dipastikan palsu. Rumah dialamat itu sejak 2007 tidak berpenghuni.

Gila. Buat sandiwara. Ya coba di google nama nya keluar namanya baru update 5 hari yg lalu dan tdk ada profile nya di FB atau yg valid 🙃 🙃Fitnah fiktif steven ternyata buatan HT taipan media . Figure steven sebenarnya gak ada, foto ambil sembarang dr internet, ktp diedit.

Dibuat cerita chinese ini maki gubernur NTB. HT yakin strategy dia pasti akan membalikkan pendukung ahok ke anies. Makian steven ini diberitakan di semua media dia. Yang bikin fitnah ini pasti kena karma berat.

Kenyataan itu memang menyakitkan ya, Ini bukan urusan pilkada lagi. Ini urusan bahwa ada orang yang akan tega melakukan apa saja, dengan dalih untuk rakyat walaupun harus membohongi rakyat.

Kemana keadilan akan kita cari ?

Sontak laman facebook pengusaha sepatu ini mendapat 2400 like dan 984 share. Komentar terbaik dari laman Facebook akun Tara Palasara :

“Bahwa sosok Steven Hadisurya Sulistyo yang dilaporkan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi adalah MANUSIA FIKTIF !

“Secara tidak langsung (walau kamu tidak menulisnya), perbuatanmu melansir info itu bisa dimaknai kamu menuduh TGB Zainul Mahdi telah melakukan kebohongan publik melalui “peristwa penghinaan dirinya oleh sosok yang bernama Steven Hadisurya Sulistyo di Bandara Changi – Singapura.

“Astaghfirullah, kamu ini habis keselek pepes gurita berapa ton ?”

kok jadi soak gitu, cara berpikirmu!

“Apa kamu gak menyimak pemberitaan pers dan liputan live TV swasta nasional, tentang kasus ini ?”

Nih, Aa’ Tara jelasin secara gamblang ya, sambil makan kripik kecebong juga boleh!

1. Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Arief Rachman MEMBERIKAN INFORMASI kepada detikcom, Jumat (14/4//2017), bahwa pihak kepolisian Bandara Soekarno-Hatta sudah melayani dengan baik, mempersilakan para pihak untuk bertemu di pos polisi terdekat, apakah mau dibuatkan LP (Laporan Polisi) atau tidak, kita tidak mengintervensi. tapi atas kebijakan TGB, beliau memaafkan Steven,” seperti dimuat dihalaman detik.com

Dengan catatan bahwa yang membuat berita adalah situs DETIK.COM yang mendasarkan pada informasi dari Kombes Arief Rachman [ Kapolres Bandara Soekarno-Hatta ]. Dari sini saja, tuduhanmu udah gugur ! karena di statusmu kamu menuduh bahwa Fitnah fiktif steven itu buatan HT taipan media. Detik.com bukan milik HT.

Beranikah kamu menuduh situs DETIK.COM dan atau malah justru KOMBES ARIEF RACHMAN membuat informasi / berita palsu ?

2]. Ada wawancara live di Stasiun TV ONE (perihal kasus terkait) yang sudah pasti kamu tahu, stasiun TV tersebut bukan-lah milik HT. [ capture ada di kolom komentar ]

Kamu juga sudah memfitnah seorang HT di sini!

Tentang “Kemisteriusan” sosok Steven Hadisurya Sulistyo yang kamu nyatakan bahwa Figure steven sebenarnya gak ada, foto diambil sembarang dari internet, ktp diedit.

Dari informasi yang diberikan oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nadhlatul Wathan (PBNW) Hasanain Juaini, dari hasil tabayun dgn TGB, kamu akan tahu bahwa di Bandara Soekarno-Hatta ada seseorang yang mengaku sebagai pamannya dan juga polisi bandara yang membantu Steven agar masalah penghinaan itu tidak sampai masuk ke jalur hukum dan diselesaikan secara kekeluargaan.

Yang pasti Steven tetaplah bukan orang biasa menilik sedemikian atraktifnya oknum-oknum di Bandara dalam memediasi perdamaian antara TGB dengan dirinya.

Pemberitaan masif yang melibatkan berbagai nama instansi, individu dengan jabatan formil dan bukti-bukti tertulis, kok kamu masih tuduh sebagai HOAX ?! kalau HOAX kenapa Kombes Arief Rachman tidak mensomasi detik.com? apa iya TGB Zainul Mahdi bertindak seblunder itu ?

Sungguh, saya mempertanyakan kewarasan logika akal pikirmu dalam mencerna informasi yang ada.

Jelang tidur malam ini, Aa’ sempetin do’a, semoga Tuhan Yang Maha Esa esok pagi membangunkanmu dengan (sedikit) tambahan akal sehat dan lantas jangan malu untuk mencabut status yg ada dan memohon maaf.
kadang Aa’ Tara berpikir, apa perlu kamu saya kirimi peyek semut rangrang satu container, biar menyembuhkan nyinyir mulut pedasmu itu Beib. Hanya demi seorang Koh Ahok, kamu rela menghinakan dirimu sendiri untuk yang kesekian puluh kalinya.

note : untuk saudaraku Masyarakat NTB, tetaplah menahan diri sebagaimana yang dititahkan oleh Tuanku Guru Bajang, thanks.

Related posts

Ini Daftar Pengurus PWI Pusat yang Baru: Iqbal Irsyad Jabat Sekjen

redaksi JournalReportase

Tangkap Kepala Jaringan Peredaran Gelap Narkoba , Wakabareskrim : Total Asset yang Disita Mencapai Rp10,8 Miliar

redaksi JournalReportase

Penyandang Disabilitas Penulis Artikel Website TNI AD

redaksi JournalReportase

Leave a Comment

KLIK BAHASA BERITA»