Halut – Menyambut Konferensi Daerah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Maluku Utara, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halmahera Utara, menyerukan agar Konferda DPD GMNI Maluku Utara dilaksanakan tanpa intervensi seniorisme serta bebas dari kepentingan sempit elit organisasi.
Dinamika DPD GMNI Maluku Utara dalam tiga tahun terakhir khususnya, telah menjadi keresahan serius bagi kader GMNI di Maluku Utara. Perpecahan dan klaim kepemimpinan tanpa legitimasi telah melecehkan kedaulatan kader, menggeser fokus kerja ideologis organisasi, melemahkan jantung pergerakan, serta memerosotkan ruh persatuan GMNI.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halmahera Utara, Erik R. Sibu mengatakan bahwa Konferensi Daerah DPD GMNI Maluku Utara menjadi momentum GMNI Maluku Utara ‘Bina Diri Bina Ilmu dan Bina Bangsa’.
“Konferensi Daerah sebagai forum Musyawarah tertinggi ini, harus jadi ajang evaluasi oleh DPC GMNI yang terlibat untuk menentukan sikap dan menyeleksi kepemimpinan baru DPD GMNI di Maluku Utara. Sebagaimana slogan Satya Tama yang diusung DPP, Korferda kali ini menjadi momen yang tepat GMNI ‘Bina Diri’,” ujar dia.
Erik juga menegaskan bahwa dalam rangka mensukseskan Konferda DPD GMNI Maluku Utara, GMNI harus kembali pada semangat ideologi Marhaenisme. Pilar demokrasi sebagai nilai yang dijunjung tinggi dalam GMNI harus dipastikan terlaksana dalam proses seleksi kepemimpinan. Intervensi seniorisme dan kepentingan sempit kelompok tertentu harus hindari untuk memastikan kedaulatan dan independensi kader dalam bersikap dan menetunkan arah organisasi.
“Baik buruknya perjalanan DPD GMNI Maluku Utara perlu diambil pelajaran. Bukan untuk mengangkat dendam, melainkan untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama yang mengorbankan martabat organisasi. Penentuan arah kepemimpinan organisasi harus dikembalikan pada kedaulatan kader tanpa intervensi pihak manapun. Jika tidak, slogan GMNI Naik Kelas di Maluku Utara hanya sebatas nama, tetapi yang nyata adalah kemunduran dan kekalahan masa depan,” bebernya.
Di akhir pernyataannya mewakili DPC GMNI Halmahera Utara, Erik mengucapkan selamat dan sukses Konferensi Daerah DPD GMNI Maluku Utara dan menyatakan kesiapan DPC GMNI Halut untuk siap terlibat mensukseskannya.
