SHARE

JournalReportase.com, Jakarta – Film Get Lost Bukan Film Horor Biasa, begitu kalimat yang keluar dari mulut sang produser sekaligus Ketua umum Pafindo (Perkumpulan Artis Film Indonesia) Bagiono Prabowo, saat kami tanya terkait film yang dibidaninya yang akan tayang pada 15 Maret 2018 besok.

Ringgo bersama empat kawannya bolos dari sekolah saat jam pelajaran berlangsung. Mereka pergi menuju Jogjakarta menggunakan mobil pribadi Ringgo, namun di perjalanan terlihat seorang petugas kepolisian melakukan razia.

Merasa tak ada yang punya Surat Izin Mengemudi, Ringgo sebagai pengendara menghindar razia petugas tersebut. Dalam perjalanan, mereka tersesat di sebuah benteng kuno peninggalan penjajah Jepang.

Mulailah gangguan makhluk-makhluk ghaib, seperti tentara Jepang korban tewas, akibat kekejaman penjajah dirasakan Ringgo dan kawan-kawannya.

Begitulah penggalan kisah film Get Lost yang rencananya akan tayang pada 15 Maret 2015 mendatang dengan kuota 55 layar dari XXI.

Film tersebut bisa mengingatkan masyarakat Indonesia mengenai zaman penjajahan yang pernah dialami para penduduk tanah air, khususnya pada masa Perang Dunia ke II, terutama pada lokasinya, yaitu Benteng Pendem, Cilacap, Jawa Tengah.

Selain lokasinya, hantu berupa orang berseragam tentara Jepang pada masa Perang Dunia II juga bisa mengingatkan sejarah tersebut.

Hal itu lah yang menarik dalam film tersebut menurut sutradaranya, Chiska Doppert.

“Sebenernya film ini dari segi setting-nya itu sudah mendukung banget, saya tidak perlu bersusah payah untuk menciptakan suasana yang horor. Di sini juga hantunya bukan hanya sekedar perempuan berambut panjang dengan muka yang rusak, di sini juga kita tampilin hantu-hantu yang berbeda,” kata Chiska Doppert saat ditemui bwlum lama ini.

Film terebut dibintangi oleh Maxime Bouttier yang memerankan Ringgo, Agatha Valerie, Suri dan Angelica Simperler, Aga Dirgantara, Indra Kharisma, Suri Meilani dan sejumlah aktor-aktris lainnya.

“Film Get Lost memang sudah diproduksi awal tahun lalu dan agak tersendat pemutarannya. Tapi dipastikan bulan ini juga akan diputar di bioskop,” ucap pria yang akrab dipanggil Gion ini

“Perlu perjuangan juga untuk bisa menggolkan film ini agar mendapat tempat di layar bioskop. Alhamdullilah kita dapat lebih dari 50 layar di XXI,” lanjutnya.

Film horor Get Lost merupakan kisah nyata kebiadaban tentara Jepang yang melakukan pemerkosaan pada wanita-wanita di daerah Jembatan dan Goa Pendem di Cilacap.

Menurut dia, lokasi sutingnya sangat angker ehingga harus didatangkan sejumlah paranormal.

“Tentu saja untuk menghindari hal negatif, jangan sampai para pemain dan kru kerasukan arwah atau jangan sampai kita diganggu para mahluk halus yang bersemayam di kolong Jembatan Pendem. Alhamdulillah, proses sutingnya lancar,” kata Gion

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY