by

Di Depok, Komplotan Pembuat Surat Swab Antigen Palsu Ditangkap

JAKARTA- JOURNALREPORTASE- Ditengah upaya Pemerintah menekan penyebaran virus covif-19 di Tanah Air, malah justru masih ada segelintir orang yang melakukan kejahatan. Polisi berulang kali mencokok sejumlah pelaku mencetak surat hasil swab negatif palsu. Seperti yang terjadi di wilayah kota Depok.

“Ada 6 (enam) pelaku yang di tangkap polisi Depok. Mereka di duga kuat telah membuat surat hasil swab antigen palsu untuk covid-19,” ungkap Kapolres Metro Depok Kombes Pol. Imran Edwin Siregar.

Dalam keterangan pers di Mapolres Metro Depok, Selasa (27/7) Imran mengungkapkan bahwa komplotan pembuat swab antigen palsu bberinisial ME, AK, NN, RR, MAP, dan AS.

Keenam pelaku yang kini mendekam di jeruji besi di cokok Polisi berawal dari laporan masyarakat, bahwa ada penyedia jasa yang menawarkan surat Swab Antigen dengan hasil negatif, tanpa harus melakukan tes.

“Surat Antigen palsu tersebut dijual kepada warga yang membutuhkan, baik untuk keperluan pekerjaan atau keperluan lainnya. Ada pengguna (pegawai perusahaan) membutuhkan surat Swab Antigen, tapi hasilnya harus dinyatakan negatif. Nah, dengan berbagai cara dia paksakan untuk membuat surat ini kepada tersangka yang di belakang. Dibuatlah surat itu mengatasnamakan salah satu klinik,” jelas Imran.

Namu lanjut Imran, setelah pihak perusahaan mengkonfirmasi surat Antigen tersebut, klinik yang mengeluarkan tidak mengakui, lantaran merasa tidak pernah mengeluarkan surat Antigen atas nama pegawai perusahaan yang dimaksud. “Yang asli kan pakai barcode, ini tidak ada barcode,” jelasnya.

Atas petbuatan tersebut kata Imran bahwa ke enam komplotan pemalsu tersebut dijerat dengan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat, Juncto Pasal 55 KUHP, dan Pasal 56 KUHP. Dengan ancaman pidana penjara enam tahun.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed