SHARE

JournalReportase.com, Chilla Kiana, namanya memang tak sebesar Raisa atau Isyana Sarasvati. Maklum saja, sosoknya belum banyak yang tahu lantaran talenta berusia 22 tahun ini masih terbilang pendatang baru yang sedang mencoba mendobrak dominasi kedua penyanyi tersebut.

Sebagai seorang musisi pendatang baru, Chilla punya paket lengkap yang menempel pada dirinya yang sudah sepatutnya untuk disyukuri. Selain dianugerahi fisik yang sempurna Chilla juga dianugerahi talenta bermusik dalam dirinya yang mumpuni. Dia juga pandai menciptakan lagu.

Bukan itu saja secara attitude pun Chilla mewakili ‘wajah’ orang Indonesia sesungguhnya. Dia ramah, santun dan juga humble. Betul banyak talenta muda yang mungkin mempunyai kemampuan yang sejajar dengan Chilla, tapi tak sedikit juga dari mereka yang attitudenya dibawah rata-rata. Namun tidak demikian halnya yang terjadi dalam gambar diri Chilla. Menyaksikan paket talenta yang dimiliki Chilla maka sudah sewajarnya jika gadis kelahiran Surabaya ini turut meramaikan bursa musik tanah air.

Senin (11/6) malam bertempat di Starbucks Coffee dikawasan Pakubuwono, Jakarta Selatan. kami berbincang dengan Chilla yang juga didampingi sang mama, Jessica Kartika. Gadis peraih Cumlaude dari fakultas Ekonomi, Universitas Pelita Harapan ini mulai berkisah terkait jalan hidupnya yang sejak kecil memang sudah menyukai dunia musik hingga mendorongnya bercita-cita untuk menjadi seorang penyanyi yang terkenal. Apalagi, ketika berusia 10 tahun, Chilla sudah bisa menciptakan lagu rohani untuk ia nyanyikan sendiri.

Bakat yang dimiliki oleh Chilla konon menurun dari kakeknya, seorang pemusik angklung. Dukungan kemudian datang dari mamanya, Jessica Kartika, yang mengantarkan Chilla untuk belajar piano saat usianya masih 8 tahun. Selanjutnya, Chilla belajar secara otodidak memainkan alat musik gitar dan drum.

Didukung dengan suaranya yang mumpuni, gadis yang memiliki zodiak Libra ini menghabiskan banyak waktunya dengan bermain alat musik dan mencipta lagu. Saat masih remaja ia telah berhasil menelurkan dua buah lagu, yaitu Jealous dan Your Loneliest Hour. Hingga kini sudah Chilla sudah mengoleksi 40 lagu ciptaan sendiri yang kebanyakan bergenre pop.

Kecintaan Chilla Kiana, terhadap seni musik ternyata memberinya berkah yang luar biasa, kemampuannya dalam bersenandung membukakan jalan hingga satu ketika diberikan kesempatan oleh The Walt Disney Company untuk membawakan lagu ‘The Glow’ mewakili Indonesia bersama sejumlah penyanyi muda berbakat lainnya dari seluruh dunia seperti Filipina, Thailand, Malaysia, serta dari Inggris, dan Prancis.

Tak hanya dipercaya menyanyikan lagu untuk Disney, Chilla Kiana rupanya juga pernah dinobatkan menjadi wakil Indonesia untuk menjadi model kalender tahunan Disney Asia 2016 sebagai Belle. Ia bahkan sempat menyanyikan lagu Beauty and The Beast dalam versi Bahasa Indonesia. Belle sendiri merupakan tokoh fiksi dari dongeng Beauty and the Beast. Ia juga termasuk Disney Princess yang resmi.

Tidak berhenti sampai disitu, pada 2016 pintu dunia hiburan pun perlahan mulai terbuka bagi gadis penyuka kuliner India ini. Lagi, Chilla mendapat undangan dari The Walt Disney Company (2016), dalam rangka memperkenalkan putri mahkota Elena dalam serial televisi dengan judul Elena of Avalor.

Serial tersebut menceritakan Princess Elena, seorang putri raja pemberani yang baik hati yang berisi pesan moral yang sangat bagus. Elena of Avalor yang mendapatkan respon sangat baik di berbagai negara di dunia tersebut, diiringi themesong berupa lagu Waktuku yang dinyanyikan Chilla.

Selain menyanyi, Chilla juga terpilih sebagai penyulih suara Princess Elena untuk semua episode. Musik video ‘Waktuku’ yang digarap di Filipina, kini sudah dapat dinikmati melalui saluran youtube Disney Channel Asia.

Menyadari usianya yang masih muda Chilla terus menggali potensi dalam dirinya. buah dari kerja kerasnya tidak membuat gadis berambut panjang yang memilih bernaung di bawah label Universal Musik Indonesia ini berhenti belajar musik.

Malah sebaliknya, ia terus fokus mengejar kecintaannya di bidang musik. Bahkan, ia sudah menelurkan single, di antaranya Copy of You dan Waktuku.

“Saya masih mau fokus mengembangkan karir di dunia musik. Makanya masih terus belajar dari para senior. Kalau manggung dengan siapapun selalu saya menganggapnya seperti belajar,” kata Chilla.

Sebagai langkah perdananya, Chilla juga tengah menyiapkan karyanya yang dalam beberapa waktu kedepan siap untuk dirilis. “Aku ingin ngeluarin lagu aku sendiri di luar Disney,” tegasnya.
Seperti apa? Chilla masih merahasiakannya. “Aku suka musik eksperimental dan dansa. Pokoknya musik yang disukai anak muda deh,” sambung gadis kelahiran 30 September 1995 ini.

Selain aktif bermusik Chilla juga diketahui mempunyai usaha dibidang Digital Agency dibawah bendera PT. Whizzup digital Indonesia. Bisnis ini katanya sebagai bekal persiapan masa depannya nanti. Chilla juga punya mimpi satu waktu nanti dirinya ingin mendirikan yayasan yang konsen pada anak-anak.

“selain bermusik aku juga mau berbisnis, makanya aku sudah bangun bisnis bergerak dibidang digital agency sebagai bekal masa depanku nanti. sebenernya banyak juga sih yang mau aku lakukan salah satunya adalah aku mau punya yayasan sosial yang fokus mengurus anak-anak. karena aku ini kan anak tunggal jadi aku suka lihat anak-anak kecil, ya semoga saja bisa terwujud, amin,” harapnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY