by

Bakalan Lapor ke Polisi, Clara Gopa Bantah Buat Setingan Atas Teror Foto Syurnya

JournalReportase.com, Personel Duo Semangka, Clara Gopa tengah diteror via WhatsApp terkait foto syurnya. Seperti diketahui Clara sempat mengamuk di akun Instagramnya. Dirinya mengunggah sindiran dan kekesalannya pada oknum tak dikenal yang mengancam Clara untuk menyebarkan foto syurnya.

Warganet pun angkat bicara dan menilai bahwa semua itu hanya setingan belaka untuk menaikan pamor Clara Gopa. Pedangdut asal Malang ini pun membantah tudingan tersebut, Clara menyebutkan bahwa teror tersebut merupakan ancaman baginya, sehingga pada Senin (21/10) besok bersama kuasa hukumnya Firman, Clara akan melaporkan sang pelaku ke Polisi (Polda Metro Jaya).

“Kalau setingan itu nggak mungkin ya, karena aku bener-bener mau lapor polisi. Aku pengin banget ketangkep orang itu siapa, makannya kita ya senin mau ke Polda gitu,” kata Clara saat ditemui di kantor kuasa hukumnya, dFirmans dikawasan Pancoran, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Clara menegaskan sejauh ini dirinya tidak pernah bermasalah atau mempunyai musuh yang dicurigai terkit kejadian ini, termasuk curiga ke mantan kekasihnya yang diduga mengancam menyebarkan foto itu, namun Clara tidak yakin, lantaran Clara sudah putus dengan mantan kekasihnya sebelum fotoitu tersebar.

“Kalau sejauh ini aku enggak pernah punya musuh ya, temen juga banyak, ini aku juga penasaran banget siapa sebenarnya, tapi enggak tahu ya kalau baik didepan dibelakang kayak gimana, kita kan enggak tahu,” jelasnya.
Sementara itu Firman menyebutkan bahwa dirinya akan membawa kasus ini ke Polisi krena sudah meresahkan Clara secara pribadi.

“kita akan laporkan ke Polisi si oknum tersebut, karena kami tidak mau juga Clara sampe menjadi korban. Pihak Kepolisian pasti sudah punya cara untuk mengetahui dari mana foto itu didapatkan. Karena menurut Clara HPnya itu tidak pernah sama sekali dipindah tangankan kepada siapapun. Kami sudah ada bukti screenshoot dari si peneror terkait terornya tersebut. memang dalam WA nya sendiri belum terdapat kalimat mengancam untuk memeras. Saya masih berharap sebelum hari Senin (21/10) ada itikad baik untuk men yelesaikan masalah ini secara kekeluargaan,” sebut Firman.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed