by

Aneh Pelayanan Isoman Dihotel Tak Mengenakan, Manager Hotel Wyndham Akui Kedepan Akan Layani Lebih Baik

JAKARTA- Warga Perumahan Duren Sawit, Kalimalang, Jakarta Timur Sentosa Bachri menyampaikan keluhan yang tak menyenangkan terhadap pelayanan di Hotel Wyndham Casablanca Jakarta saat dirinya menjalani isolasi mandiri.

Pasalnya, pelayanan yang didapat saat dirinya diminta menjalani isolasi mandiri
(Isoman) jauh dari kenyamanan, baik itu pelayaanan kesehatan maupun menu makanan yang disediakan pihak hotel tersebut.

Pengalaman ini dia beberkan sepulangnya dari Luar Negeri dan diharuskan menjalani isoman karena mengikuti anjuran Pemerintah yang mengharuskan jika ada warga yang baru saja pulang dari Luar Negeri m. “Aneh nya karantina isoman, saya bersama rombongan menghadapi pelayaan jauh dari harapan yang mengenakan,”ucapnya.

Sentosa pun mencontohkan ketika menjalani karantina, di mana di hotel tersebut (Wyndham red) hanya tinggal di kamar tanpa mendapatkan pelayanan yang maksimal. Bahkan menu makanan bisa di sebut alakadarnya ditambah
fasilitas protokol kesehatan yang tidak memadai.” Pelayanan Hotel Wyndham
yang tak mengenakan itu bisa dikatakan seadanya hal itu yang saya alami bersama 16 orang rekannya dan itu berlangsung selama lima hari dari tanggal 31Maret sampai dengan tanggal 5 April 2021, sejak pulang dari Turki untuk menjalani isoman,” tuturnya, Senin (5/4/2021).

Sentosa pun kembali menceritakan bahwa sebelum masuk ke hotel tersebut, dirinya bersama rombongan dijemput mengunakan Bus Blueberd. Hotel Wyndham diketahui sebagai tempat rujukan isoman.

Untuk diketahui pemerintah pusat melalui Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, telah membuka sejumlah hotel guna menjadi tempat isoman bagi WNI
selama 5 Hari. ” Setibanya kami dihotel rujukan itu, memang ada protokol kesehatan standart yang dilakukan oleh petugas kesehatan dan pihak hotel. “Hanya saja selain menginap di kamar hotel, tak ada pelayanan kesehatan lain yang kita terima,” paparnya.

Sentosa juga megatakan, minimnya fasilitas yang diterima, mengharuskan kami melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri. Bahkan untuk pelayanan laundry pakaian yang biasanya disediakan pihak hotel tak dapat dilakukan. 

“Untuk room service ya kita kerjakan sendiri, paling yang bisa diorder hanya ganti seprai dan selimut atau kain pel dan sapu. Bahkan untuk laundry karena gak bisa mencuci dan menjemur pakaian di luar ruangan, kita lakukan di kamar,” ungkapnya. 

Artinya, semua aktivitas rumahan seperti mencuci dan membersihkan ruangan dilakukannya sendiri. Kalau pun ada keperluan yang dibutuhkan, staf hotel hanya akan mengantarnya sampai depan kamar.

“Mereka hanya mengantar barang sesuai permintaan dan di taruh di depan pintu kamar. Staff hotel juga menggunakan pakaian APD, setelahnya ya saya kerjakan sendiri untuk sapu atau pel dan bersihkan kamar,” tuturnya.

Dia juga mengatakan pelayanan kesehatan, hanya ada seorang petugas dari dinas kesehatan Jakarta yang berada di hotel sebagai pengawas untuk mengawasi selama menjalani isolasi mandiri. Ironisnya lanjut dia, petugas kesehatan itu tak mengerti bagaimana sebenarnya prosedur isolasi mandiri di hotel. Jadi menurut hematnya, prosedur isoman di hotel tak berbeda dengan melakukan karantina di rumah. ” Kalau hanya makan-tidur saja dan mengikuti protokol kesehat seperti yang kita lihat, lebih baik stay di rumah,”cetusnya

Sementara Manajer Hotel Wyndham, Aris saat dikonfirmasi awak media terkait pelayanan terhadap masyarakat yang menjalani isoman mengakui lemahnya respon terhadap mereka yang memang membutuhkan pelayananan optimal, baik itu kaitannya pada protokol kesehatan, makanan yang disajikan dan aktivitas mereka selama menjalani isolasi mandiri.

Untuk itu, dengan lemahnya respon pelayanan ini, kedepannya tidak akan terjadi dan menjadi bahan ingatan untuk memberikan pelayanan terbaik.” Kami pastikan akan memberikan layanan maksimal terhadap masyarakat yang menjalani isoman, khususnya di hotel kami,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed