JOURNALREPORTASE,-LUMAJANG,-Melalui proses dramatis, akhirnya 3 ekor sapi milik Sukir, warga Desa yang sempat hilang berhasil diketemukan. Dalam penggerebekkan warga terkesima melihat kinerja Polres Lumajang. Salah satu sapi berhasil diketemukan di wilayah daerah Desa Selok Anyar Kec Pasirian. Anjing pelacak yang mencari keberadaan 2 sapi sisanya dengan berputar putar di satu tempat, Kapolres Lumajang curiga keberadaan sapi tersebut bisa saja di Dusun tersebut dan Kapolres memerintahkan untuk menggeleda semua kandang di Dusun tersebut. Benar saja ada kandang yang berisi 7 sapi dan dua diantara nya adalah milik korban karena korban kenal betul ciri ciri sapi nya yang hilang.
Saat semua orang tertuju ke kandang tersebut terdengar langkah orang berlari ke suatu rumah dan saat diikuti ditemukan jejak kaki di tembok rumah yang mengarah ke Plafon rumah berjarak beberapa rumah dari kandang tersebut.
Dari sinilah penangkapan bermula dengan upaya himbauan kepada pelaku Kusnan Fauzi untuk menyerahkan diri, tembakan peringatan harus di letuskan karena pelaku tidak menghiraukan himbauan petugas. Meski telah mengeluarkan tembakan peringatan 5 hingga 6 kali tetap tidak dihiraukan oleh tersangka. Salah satu anggota berusaha menaiki plafon untuk menangkap tersangka namun karena tersangka membawa sajam yang membahayakan personil yang berusaha menangkap tersangka.
Kapolres Lumajang memerintahkan untuk mengepung rumah tersebut dari segala sisi dan menginstruksikan untuk melepaskan timah panas karena tersangka sudah melawan dan membahayakan petugas, setelah beberapa peluru diletuskan tersangka berteriak kesakitan karena salah satu peluru mengenai kaki tersangka sehingga membuatnya turun menyerahkan diri.
Warga sempat dibuat tegang karena proses penangkapan yang mengharuskan tindakan tegas dilakukan oleh pihak kepolisian. Namun dibalik itu semua tersangka pencurian sapi berhasil diamankan dan 5 sapi dalam kandang yang diduga hasil kejahatan juga dibawa ke Mapolres Lumajang.
Pelaku dibawa ke RS. Bhayangkara Lumajang (mata kaki kanan tertembus 1 butir peluru)
Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban, menerangkan, proses penangkapan ini cukup dramatis karena melibatkan seluruh elemen.”Sya bangga kepada semua yang terlibat karena mereka tidak lagi diam serta acuh tak acuh kepada keadaan sekitar. Beruntung tidak ada korban luka selama proses penggrebekan berlangsung.
Meski pelaku berusaha bersembunyi di plafon rumah, seluruh penjuru rumah sudah dikepung dan alhamdulilah pelaku dapat diamankan ke Mapolres Lumajang” ujar Arsal
Katim Cobra AKP Hasran Cobra juga menambahkan, tertangkapnya pelaku ini, pihaknya akan mencoba mengembangkan kasus ini.” Apakah ada keterkaitan orang lain dalam kasus dan saya akan terjunkan Tim Cobra untuk lebih mendalami kasus ini, masyarakat sudah menyaksikan dalam proses penangkapan ini.”Jika Cobra sudah terlepas dan mematuk mangsanya maka fatal akibatnya sama seperti yang dirasakan oleh pelaku merasakan panasnya timah dari senjata api Tim Cobra” ujar Hasran Cobra.
