Journal Reportase
Breaking News

Tabrak Lari Maut di Depan Asrama Haji Donohudan Boyolali, Pengendara Motor Tewas Seketika, Polisi Buru Pelaku

BOYOLALI – JOURNALREPORTASE – Kasus dugaan tabrak lari maut yang merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor bernama Nugroho (33) di Jalan depan Asrama Haji Donohudan (AHD), Boyolali, pada Rabu (28/10/2026) dini hari, mengejutkan warga sekitar. Peristiwa tragis ini kini menjadi perhatian serius jajaran Kepolisian Resor (Polres) Boyolali.

​Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah bergerak cepat untuk memburu pengemudi mobil misterius yang diduga menjadi pelaku penabrakan. Polisi fokus melakukan penyelidikan mendalam dengan memeriksa sejumlah saksi serta menelusuri rekaman kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

​”Saat ini masih dalam proses lidik pelaku. Kami juga melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan penelusuran CCTV di sekitar TKP,” ujar AKBP Indra Maulana Saputra kepada wartawan, Rabu.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden nahas tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, korban Nugroho bersama istrinya, Ika Andriyani, tengah dalam perjalanan menuju tempat kerja sang istri di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Keduanya berkendara menggunakan sepeda motor secara terpisah, di mana sang istri melaju di depan dan Nugroho mengendarai motor di belakangnya.

​Berdasarkan keterangan keluarga dan saksi di lapangan, sebuah mobil misterius yang diduga berwarna putih atau perak (silver) melaju dari arah timur, sementara kedua korban datang dari arah barat. Mobil tersebut nyaris menabrak sang istri, namun berhasil menghindar.

Nahas, Nugroho yang berkendara tepat di belakang sang istri tidak sempat menghindar hingga akhirnya tertabrak dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

​Zuhriyah, salah seorang pedagang di sekitar lokasi, mengaku sempat mendengar suara benturan yang sangat keras disusul teriakan minta tolong dari warga.

​”Itu habis suara duar begitu, ada yang teriak ‘bapak, ibu tolong, tolong’, terus pada keluar semua,” kata Zuhriyah. Saat keluar rumah, dia melihat seorang perempuan tengah memegang suaminya yang sudah terkapar di badan jalan.

​Meskipun tidak mengalami luka fisik secara langsung, Ika Andriyani dilaporkan mengalami syok berat akibat menyaksikan suaminya menjadi korban tabrak lari.

​Pihak keluarga korban, termasuk ayah Ika, Suparno (55), menyampaikan harapan agar aparat penegak hukum segera menangkap pelaku dan mengusut tuntas kasus ini. Rutinitas mengantar sang anak bekerja ke SPPG yang telah berjalan selama dua bulan terakhir kini harus berakhir dalam duka mendalam.

​”Harapan kami segera diusut tuntas, saya minta pelaku bertanggung jawab. Selama bertanggung jawab, bisa diurus secara kekeluargaan,” ungkap Suparno.

​Hingga saat ini, Polres Boyolali masih terus mengumpulkan alat bukti serta keterangan tambahan guna mengungkap identitas pengendara mobil yang melarikan diri usai kejadian tersebut.

Related posts

TNI Polri Siap Mengawal PPKM Mikro dan Pemulihan Ekonomi

redaksi JournalReportase

Petugas CKTRP Pasar Minggu Tutup Mata, Bangunan Alfa Mart Di Kebagusan Raya, Berdiri Tanpa IMB

redaksi JournalReportase

Sadis, Bayi 3 bulan Di Bunuh Ayah Kandungnya

redaksi JournalReportase

Leave a Comment

KLIK BAHASA BERITA»