Journal Reportase
BUMN/EKBIS

Jasa Marga Perkuat Pemberdayaan UMKM melalui Perluasan Akses Pasar Nasional

JAKARTA -JOURNALREPORTASE- PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui berbagai program pembinaan dan perluasan akses pasar nasional.

Langkah ini menjadi kontribusi berkelanjutan Perseroan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal agar mampu naik kelas.

Komitmen tersebut kembali ditunjukkan dengan memfasilitasi keikutsertaan dua mitra binaan Jasa Marga, yakni Batik Masniri dan Oleh-oleh Khas Jakarta Hj.

Maemune, dalam ajang Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 atau Pekan Raya Jakarta (PRJ). Pameran tahunan yang berlangsung pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, ini menjadi sarana strategis bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus menjangkau jutaan pengunjung dari berbagai daerah.

Peresmian pembukaan JFK 2026 pada Kamis (11/6) dihadiri oleh Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman, jajaran perwakilan Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, serta Ketua Panitia JFK 2026 Siti Hartati Murdaya.

Di tempat terpisah, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan salah satu fokus utama Perseroan dalam menciptakan nilai tambah sosial dan ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Sebagai BUMN yang bergerak di bidang pelayanan publik, Jasa Marga berkomitmen untuk turut memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan melalui berbagai program pengembangan usaha.

“Jasa Marga meyakini bahwa UMKM memiliki peran penting sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Karena itu, kami terus menghadirkan berbagai program yang membuka akses pasar lebih luas bagi UMKM binaan agar mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat daya saing produk, dan memperluas jangkauan pemasaran. Melalui langkah tersebut, kami berharap UMKM menjadi semakin tangguh, mandiri, dan berdaya saing serta memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Rivan.

JFK 2026 dikenal sebagai pameran multiproduk terbesar, terlengkap, dan terlama di kawasan Asia Tenggara yang menghadirkan berbagai produk unggulan dalam negeri serta beragam hiburan bagi masyarakat.

Tahun ini, sebanyak 2.800 perusahaan turut berpartisipasi dengan menghadirkan sekitar 1.800 booth yang menampilkan produk-produk unggulan UMKM dari berbagai sektor.

Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman mengapresiasi penyelenggaraan JFK 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.

Menurutnya, pemerintah akan terus memberikan dukungan kepada pelaku UMKM agar semakin adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kami menyadari bahwa momentum Jakarta Fair Kemayoran menjadi kesempatan penting bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di DKI Jakarta. Nilai transaksi tahun lalu mencapai sekitar Rp7 triliun dan tahun ini ditargetkan menembus Rp8 triliun.

Selain itu, peningkatan jumlah pengunjung juga menjadi target kami. Kementerian UMKM akan terus mendukung penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran sebagai bagian dari upaya pemberdayaan dan pengembangan UMKM di Indonesia,” ujar Maman.

Selain memfasilitasi partisipasi dalam JFK 2026, Jasa Marga juga secara konsisten membuka peluang promosi bagi UMKM binaannya melalui berbagai pameran berskala nasional.

Sebelum gelaran JFK 2026, Perseroan telah memfasilitasi lima UMKM binaan di bidang kerajinan, yakni Batik Kurnia, Batik Koja Authentic, Batik Saenadhilah, Dayakina Borneo, dan Al Ghifari untuk mengikuti pameran Swarna Wastra Nusantara (SWN) 2026.

Pameran yang berlangsung pada 9–11 Juni 2026 di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, tersebut merupakan bagian dari rangkaian Road to Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan menjadi wadah promosi bagi produk-produk kerajinan unggulan dari berbagai daerah.

Partisipasi UMKM binaan dalam berbagai ajang nasional tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Jasa Marga melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Sejalan dengan visi untuk menciptakan ekosistem usaha yang inklusif dan berkelanjutan, Perseroan akan terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang berfokus pada peningkatan kapasitas usaha, perluasan akses pasar, serta penguatan daya saing UMKM guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Related posts

Suguhkan Informasi HKI, Bekraf HKI Run Ke Dua Digelar

redaksi JournalReportase

PLN Berbagi Berkah Bersama 3.200 Anak Yatim.

Lindungi Kulit Dari Sinar Matahari Dengan Sunblock

redaksi JournalReportase

Leave a Comment