Journal Reportase
Olahraga

Bamsoet: Tarung Derajat Jadi Instrumen Strategis Perkuat Persatuan Bangsa

BALI-JOURNALREPORTASE- Anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Pengurus Besar Keluarga Olahraga Bela Diri Tarung Derajat (PB KODRAT), Bambang Soesatyo, menegaskan bahwa olahraga bela diri Tarung Derajat memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah meningkatnya berbagai tantangan sosial di era digital.

Menurut Bamsoet, maraknya polarisasi politik, penyebaran hoaks, serta menguatnya konflik identitas di ruang digital berpotensi memecah belah masyarakat ke dalam kelompok-kelompok yang saling berhadapan. Karena itu, Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang pemersatu yang mampu mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam semangat kebangsaan yang sama.

“Tarung Derajat mengajarkan disiplin, solidaritas, loyalitas, dan rasa hormat antar sesama. Nilai-nilai seperti inilah yang saat ini sangat dibutuhkan Indonesia untuk memperkuat persatuan nasional di tengah berbagai tantangan yang berpotensi memecah belah masyarakat,” ujar Bamsoet.

Pernyataan tersebut disampaikan saat melantik Ketua Umum Pengurus Provinsi Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Pengprov KODRAT) Bali, I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya, beserta jajaran pengurus KODRAT Provinsi Bali periode 2025–2029, Minggu (31/5).

Acara pelantikan turut dihadiri pendiri Tarung Derajat, Badai Meganagara Drajad.

Bamsoet menjelaskan, Tarung Derajat merupakan olahraga bela diri asli Indonesia yang dibangun di atas filosofi ketangguhan fisik, kekuatan mental, keberanian, keuletan, serta pengendalian diri. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan menuju visi Indonesia Emas 2045.

Ia menilai, di tengah persaingan global yang semakin ketat akibat perkembangan kecerdasan buatan, otomatisasi industri, serta dinamika geopolitik dunia, Indonesia membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental dan memiliki rasa kebangsaan yang kuat.

“Kalau kita ingin Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2045, maka pembangunan karakter harus berjalan beriringan dengan pembangunan ekonomi. Tarung Derajat menjadi salah satu instrumen penting untuk mencetak generasi yang kuat, berintegritas, memiliki daya tahan mental, dan tetap menjunjung tinggi persatuan bangsa,” kata Bamsoet.

Lebih lanjut, Bamsoet menekankan bahwa olahraga harus dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi bangsa. Menurutnya, pembinaan atlet dan pengembangan organisasi olahraga memiliki dampak sosial yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar mengejar prestasi kompetitif.

Ia menjelaskan, olahraga dapat menjadi instrumen efektif dalam mencegah berbagai persoalan sosial, mulai dari kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, tindak kekerasan, hingga paham radikalisme. Oleh karena itu, dukungan terhadap pengembangan Tarung Derajat dan cabang olahraga lainnya perlu terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, organisasi kepemudaan, dan masyarakat.

“Bangsa yang kuat dibangun oleh manusia-manusia yang kuat secara karakter. Tarung Derajat mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda agar memiliki disiplin, semangat pantang menyerah, rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap sesama. Semua itu merupakan fondasi penting dalam menjaga keutuhan NKRI,” pungkas Bamsoet.

Pelantikan Pengprov KODRAT Bali periode 2025–2029 diharapkan menjadi momentum penguatan organisasi sekaligus memperluas peran Tarung Derajat sebagai sarana pembinaan karakter, pengembangan prestasi olahraga, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. (*)

Related posts

7 Tahun Vakum, Rasa Rindu dan Kangen Bercampur di Turnamen Hoki DKI Menuju PON 2025

redaksi JournalReportase

Upaya Banteng Pringgondani Membawa Olahraga Hockey Tembus ke Panggung Nasional

journalreportase

Teakwondo Sea Games Manila Sumbang 5 Medali Perunggu

redaksi JournalReportase

Leave a Comment