JAKSEL- JOURNALREPORTASE –
Polres Metro Jakarta Selatan melalui Tim Patroli Perintis Presisi (3P) mengamankan sembilan pemuda yang diduga hendak melakukan penyerangan di kawasan Radio Dalam, Minggu (17/5/2026) dini hari.
Para pemuda tersebut diamankan saat Tim 3P melaksanakan patroli rutin di Jalan Radio Dalam Raya, tepatnya di sekitar Kimia Farma. Kawasan itu diketahui menjadi salah satu titik rawan terjadinya tawuran pada dini hari hingga menjelang pagi.
Sekitar pukul 04.00 WIB, petugas mendapati rombongan sepeda motor yang berboncengan tiga dan bergerak mencurigakan.
Tim kemudian melakukan pengejaran, pemeriksaan, serta pendataan terhadap kelompok pemuda tersebut.
Dari hasil pemeriksaan, polisi mengamankan sembilan pemuda, delapan unit telepon genggam, dan empat unit sepeda motor. Berdasarkan pendataan awal, mereka diketahui berasal dari aliansi “Mabadboys” dan “gold3n.circlee” yang diduga akan melakukan penyerangan ke kawasan Radio Dalam. Meski demikian, petugas tidak menemukan barang bukti berupa senjata tajam.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, I Putu Yuni Setiawan, mengatakan patroli dini hari terus ditingkatkan guna mengantisipasi tawuran, balap liar, dan kejahatan jalanan.
“Patroli ini kami intensifkan terutama pada jam-jam rawan. Tujuannya untuk mencegah tawuran, balap liar, dan kejahatan jalanan, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain di kawasan Radio Dalam, Tim 3P juga menyisir sejumlah titik rawan lainnya, seperti Jalan Kemuning Raya, Kolong Rawajati, Traffic Light Pancoran, Jalan Galunggung, Jalan Satrio, hingga kawasan ITC Fatmawati.
Dalam patroli tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada para pemuda yang masih berkumpul hingga larut malam agar segera kembali ke rumah masing-masing.
Selanjutnya, sembilan pemuda yang diamankan dibawa ke Polsek Kebayoran Baru untuk menjalani pembinaan lebih lanjut. Polisi juga mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan potensi tawuran, balap liar, maupun gangguan kamtibmas lainnya melalui layanan Call Center Polri 110.
