Journal Reportase
Breaking News

Sindikat Pencurian Tas Lululemon di Kargo Bandara Soetta Dibongkar, Kerugian Tembus Rp1 Miliar

TANGERANG- JOURNALREPORTASE- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandara Soekarno-Hatta membongkar sindikat pencurian barang ekspor berupa tas merek Lululemon di kawasan kargo Bandara Soekarno-Hatta.

Polisi mengungkap aksi pencurian tersebut telah berlangsung sejak 2024 dan menyebabkan kerugian lebih dari Rp1 miliar.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Wisnu Wardana, mengatakan tiga tersangka telah diamankan dalam kasus tersebut. Ketiganya masing-masing berinisial R alias K, A, dan F.
“Tiga tersangka berhasil diamankan terkait kasus pencurian dan penadahan barang ekspor berupa tas merek Lululemon,” ujar Wisnu kepada wartawan, Kamis (14/5/2026).

Menurut Wisnu, para tersangka ditangkap di kawasan Karawaci, Kota Tangerang, pada Rabu (29/4) sekitar pukul 00.30 WIB. Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan kehilangan barang ekspor milik PT Pungkook Indonesia One.
Dari laporan tersebut, penyidik melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk memeriksa rekaman CCTV di area RA BST dan Pergudangan Soewarna Bandara Soekarno-Hatta.

Kasatreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Yandri Mono, menjelaskan kasus terungkap setelah perusahaan mendapat pemberitahuan dari pelanggan di Shanghai, China, terkait hilangnya 108 tas yang dikirim melalui jalur kargo Garuda Indonesia.

Hasil penyelidikan menunjukkan sebanyak 40 karton barang sengaja dipisahkan saat proses pemeriksaan X-Ray.

“Tersangka F berperan mengatur agar 40 karton tersebut dipisahkan dari pemeriksaan dan dimasukkan ke dalam truk boks,” kata Yandri.

Polisi menduga R alias K merupakan otak sekaligus eksekutor utama pencurian, sementara tersangka A membantu pelaksanaan aksi di lapangan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebanyak 80 tas hasil curian dijual kepada seorang penadah berinisial BO dengan harga Rp300 ribu per buah.

Yandri menyebut praktik pencurian dalam jumlah kecil sebenarnya sudah kerap terjadi di lingkungan kargo bandara, namun tidak pernah dilaporkan secara resmi.
“Dalam jumlah kecil aksi pencurian ini sudah cukup sering terjadi dan tidak pernah dilaporkan,” ujarnya.

Polisi mengimbau seluruh pihak di lingkungan kargo bandara untuk meningkatkan pengawasan terhadap distribusi barang ekspor guna mencegah kejadian serupa terulang.

Saat ini, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam sindikat pencurian tersebut.

Related posts

Polsek Pesanggrahan Amankan 17 Remaja yang Terlibat Aksi Konvoi di Ulujami Jaksel

redaksi JournalReportase

Polres Metro Bekasi Ungkap 24 Kasus Curanmor dan Rumsong, 25 Tersangka Diamankan

redaksi JournalReportase

Mafia Tanah Kuasai Lahan, Polres Jakarta Pusat Amankan Oknum Pengacara dan Delapan Preman

redaksi JournalReportase

Leave a Comment