Journal Reportase
BUMN/EKBIS

Lonjakan Arus Kendaraan Warnai Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026 di Ruas Trans Jawa

JAWABARAT-JOURNALREPORTASE- Arus mobilitas kendaraan pada periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026 mengalami peningkatan signifikan di sejumlah ruas tol Trans Jawa.

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan volume lalu lintas, terutama pada arah menuju wilayah Timur Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama.
Pada Rabu, 13 Mei 2026, tercatat sebanyak 38.676 kendaraan melintas menuju arah Timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama. Angka ini meningkat 42,92% dibandingkan kondisi normal sebesar 27.061 kendaraan.

Vice President Corporate Secretary & Legal Ria Marlinda Paallo menyampaikan bahwa peningkatan arus kendaraan masih berlanjut hingga Kamis pagi (14 Mei 2026). Untuk mengantisipasi kepadatan, rekayasa lalu lintas contraflow sempat diberlakukan di ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek arah Cikampek, dimulai dari KM 55 pada pukul 08.11 WIB dan diperpanjang dari KM 47 hingga KM 65 pada pukul 09.25 WIB.

“Rekayasa lalu lintas tersebut diterapkan secara situasional berdasarkan diskresi Kepolisian dan akan terus dievaluasi sesuai kondisi di lapangan,” ujar Ria.

Selain itu, JTT juga mengoptimalkan kapasitas transaksi di GT Cikampek Utama dengan pengaturan gardu.

Sebanyak 17 gardu sempat dioperasikan ke arah Palimanan dan 13 gardu ke arah Jakarta, sebelum kemudian dinormalisasi menjadi masing-masing 15 gardu untuk kedua arah.

Sementara itu, arus balik dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama juga mengalami peningkatan. Tercatat 28.094 kendaraan melintas, naik 9,03% dibandingkan kondisi normal sebanyak 25.768 kendaraan.

Peningkatan volume kendaraan juga terjadi di sejumlah titik utama di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Di wilayah Jawa Tengah, arus menuju Semarang melalui GT Kalikangkung tercatat 20.408 kendaraan atau naik 31,44%. Sementara di GT Banyumanik, arus menuju Solo mencapai 27.828 kendaraan (naik 37,67%).

Di Jawa Timur, lonjakan juga terpantau di GT Warugunung, GT Kejapanan Utama, dan GT Singosari, dengan peningkatan arus kendaraan baik menuju Surabaya maupun Malang, masing-masing berkisar antara 0,69% hingga 25,47% dibandingkan kondisi normal.

JTT mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan berkendara, merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan serta pengemudi dalam keadaan prima, serta memeriksa kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan.

Related posts

Tidak Ada Kenaikan TDL

Sarinah Buka Peluang Kerjasama Untuk Generasi Milenial di Hari Jadinya yang ke 57

redaksi JournalReportase

Sukses Ditender Saham Meurel dan Prom Pertamina Optimis Kembangkan Bisnis Hulu Dengan Cepat

redaksi JournalReportase

Leave a Comment