PALEMBANG- JOURNALREPORTASE Polda Sumsel terus memperkuat kolaborasi dan kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai inovasi pelayanan publik.
Salah satunya diwujudkan dengan peresmian Kedai ADO Presisi oleh Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, di Jalan KH. Wahid Hasyim, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Selasa (5/5/2026).
Peresmian fasilitas tersebut menegaskan posisi pengemudi ojek online (ojol) sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan yang dipusatkan di wilayah hukum Polrestabes Palembang ini juga menandai beroperasinya 21 Kedai Kamtibmas yang tersebar di 17 wilayah hukum polres dan polrestabes jajaran Polda Sumatera Selatan, serta diikuti secara daring oleh seluruh polres jajaran.
Mengusung tagline “Ngopi Presisi, Raso Palembang”, Kedai ADO Presisi dirancang tidak hanya sebagai tempat singgah, tetapi juga sebagai pusat fasilitas terpadu.
Di dalamnya tersedia ruang berkumpul komunitas, bengkel motor, layanan steam kendaraan, stand layanan kepolisian, hingga fasilitas ibadah.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi komunitas pengemudi ojol.
“Rekan-rekan driver ojek online ini merupakan mitra strategis kepolisian dalam melakukan langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas secara cepat dan tepat.
Semangat ini adalah bagian dari komitmen kita bersama, Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae,” ujar Sandi Nugroho.
Ia menambahkan, pendekatan humanis menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap Polri. “Mari kita wujudkan Polri yang humanis melalui kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan kerja tuntas,” tegasnya.
Berdirinya Kedai ADO Presisi memiliki rekam jejak sinergi yang panjang. Fasilitas ini berawal dari pemanfaatan bangunan kosong terdampak pandemi pada 2021 yang dijadikan “Rumah Ojol” oleh Asosiasi Driver Online Sumatera Selatan.
Melihat potensi besar sebagai pusat edukasi dan aspirasi, pada awal 2026 Polda Sumsel melalui Direktorat Lalu Lintas memberikan dukungan penuh untuk pengembangan fasilitas tersebut menjadi lebih representatif.
Sinergi ini juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah, yang ditandai dengan kehadiran Wali Kota Ratu Dewa, jajaran pejabat utama Polda Sumsel, serta unsur muspika Kecamatan Seberang Ulu I.
Kehadiran Kedai ADO Presisi menjadi wujud nyata komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi.
Melalui fasilitas terpadu ini, diharapkan hubungan antara kepolisian dan warga semakin erat, sekaligus menciptakan ekosistem keamanan yang kuat dan mandiri di Sumatera Selatan.
