JournalReportase-Lumajang- Kapolres Lumajang turun langsung ke tempat kejadian pencurian sapi, di rumah korban pk, di Ds Kudus Kec Klakah.
Maraknya pencurian sapi di Lumajang, khususnya di wilayah utara Lumajang, membuat Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban geram, pasalnya, Kapolres meyakini setiap masalah pasti ada jalan keluar untuk mengatasinya, yang terpenting harus ada kerja keras, termasuk didalamnya.
Masih terkait maraknya maling sapi di Lumajang, para Kapolsek di Lumajang diminta untuk mencari solusi terhadap kejadian yang meresahkan masyarakat.
Kali ini Kapolres Lumajang turun langsung kelapangan guna mengecek situasi di tempat kejadian peristiwa (TKP), pencurian sapi dan melihat kandang sapi yang dicuri, kapolres juga menemui korban secara langsung dan dalam kesempatan ini kapolres meminta maaf kepada korban dan memberikan santunan.
Kapolres Lumajang disaat itu juga mengumpulkan massa guna memberikan wawasan untuk saling menjaga keamanan lingkungan sekaligus mengajak masyarakat untuk membentuk satgas keamanan desa, yang bertujuan menjaga keamanan lingkungan.
Kapolres juga telah menginstruksikan kepada para Kapolsek untuk membentuk satgas keamanan desa yang sudah terbentuk di salah satu Desa di Jatiroto yaitu Desa Sukosari. Satgas keamanan desa ini terbukti dapat menekan angka kriminalitas di seputaran Desa Sukosari yang awalnya terkenal rawan.
Kapolres memberikan penekanan kepada Kapolsek jajaran mengenai penanganan kasus kriminalitas terlebih lagi jika pelaku kejahatan sampai berani mencoba membahayakan masyarakat maupun personil itu sendiri. Atensi Kapolres yaitu tindak tegas, saat lisan tidak dihiraukan maka timah panas wajib dihadiahkan kepada pelaku kejahatan.
“Saya perintahkan kepada anggota yang ada di lapangan agar dengan tegas menembak para pelaku pengacau di wilayah Lumajang. Apalagi kalau mereka sudah membahayakan masyarakat umum maupun petugas, silakan dengan tegas lumpuhkan dengan senjata api.
Saya ingin sampaikan kepada pelaku kejahatan di Lumajang bahwa mereka mungkin bisa lari dari kejaran polisi, tapi sudah pasti mereka tidak akan bisa bersembunyi selamanya. Dan polisi akan tetap bekerja untuk menumpasnya” tegas Kapolres.
