Journal Reportase
Breaking News

Irma Mencari Keadilan Saat Sang Suami Selingkuh Dengan Teman Sekantor,

journalreportase, – Saat ini memang sedang marak Pelakor (Pengambil Laki Orang) tidak hanya dialami para selebritis orang biasa pun bisa mengalaminya seperti Irma seorang ibu dari 4 orang anak ini. Sang suami (IY) terlibat perselingkuhan dengan MT rekan kerjanya satu kantor.

“Saya dapat info dari teman – temannya dan teman – temannya mengirimkan bukti – buktinya ke saya”, ujar Irma di dampingi kuasa hukumnya Khairul Imam saat ditemui di kawasan tendean Kamis (14/09).

“Mungkin karena saya jauh, saya tinggal di Bekasi suami dan perempuan itu tinggal di Jambi dan mereka satu kantor tiap hari ketemu mungkin itu”, tambah Irma

Sebagai seorang wanita terlebih seorang ibu, Irma tenti saja tidak tinggal diam suami berselingkuh.

“Saya sudah tahu, saya melaporkan ke atasan mereka sempat ditindak lanjuti, tapi kami di damaikan suami menandatangi surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya, perempuan itu juga. Tapi tetap dilanggar oleh keduanya”, papar Irma.

Sementara itu Khairul Imam kuasa hukum dari Irma dikesempatan yang sama mengatakan, “Tidak ada tindak lanjut dari bagian pengawasan di Kejaksaan Agung. Artinya apa yang diajukan klien kami ini saudari Irma bias begitu aja hanya berupa laporan tapi tidak ada sangsi sampai saat ini kita tidak tahu”.

“Kita berpikir mungkin institusi ini dihalang – halangi karena biar bagaimana pun ini menyangkut institusinya penegakan hukum ini”, imbuh Khairul.

Khairul juga menyanyangkan ketidak tegasan dari Institusi tempat suami Irma ini bekerja.

“Jadi kita sangat menyayangkan salah seorang yang bekerja di salah satu institusi penegakan hukum di Kejaksaan yang mengeeti dan paham akan hukum itu sendiri tapi malah melanggar. Seharusnya bisa jadi contoh di masyarakat tapi membuat anak dan istrinya seperti ini”, tegas Khairul.

Berlarutnya kasus ini mengundang dugaan adanya “main mata” sehingga tidak jelas.

“Dugaan ‘main mata’ mungkin ada sangat kental ya. Dari mulai di institusinya sendiri, dalam pengaduan ibu Irma sendiri yang tidak ada tindak lanjutnya. Kalo tidak ada main mata ya ada apalagi. Dari gugatan cerai yang diajukan suami Itu pun saya rasa Hakim dipengadilan Agamapun mungkin kami duga ada main mata juga karena ada intervensi – intervensi ke klien kami”, terang Kharul

“Kayaknya hakimnya seperti berat sebelah”, cetus Irma.

“Hakim seharusnya mendamaikan tapi kenapa Hakim ini seolah – olah mengintervensi ya sudah kalau memang suami nggak mau ibu nggak usah ganggu. Ini kan sesuatu yang tidak wajar alangkah baiknya kedua pihak di damaikan”, ucap Khairul.

Irma juga mengutarakan bahwa dirinya sudah pisah rumah

“Suami sudah menggugat kembali bulan Januari 2018 lalu, jadi kami sudah pisah rumah. Bulan oktober panggilan sidangnya. Kecewa sudah pasti kan manusiawi karena saya punya anak 4. Kalau masih sendiri sih nggak apa – apa masalah ada 4 anak kecil yang menjadi korban. Saya bersyukur di dampingi teamnya Pak Sunan agak lega dulu kan kayaknya saya sendiri mencari keadilan. Sudah sepuluh bulan tidak ada kejelasan”, tutur Irma.

“Harapannya laporan dari ibu Irma ini ada tindak lanjut. Mungkin ada sangsi, di Jambi pun sudah ramai kasus ini”, pungkas Khairul.

Related posts

Bikin SIM Dipatok Rp 1,4 Juta di Satpas SIM Daan Mogot PMJ

JournalReportase

Kunjungi Kampung Tangguh Tambora, Kapolda Metro Jaya Targetkan Wilayah Hukumnya Zero Penyebaran Covid-19

JournalReportase

Kedua Pelaku Penjambretan Seorang Residivis

JournalReportase

Leave a Comment