JAKARTA- JOURNALREPORTASE- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang bersama seluruh perwakilan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten mengikuti kegiatan Kumham Peduli Cianjur bertempat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIb Cianjur.
Gempa bumi Cianjur berkekuatan 5,6 skala richter yang terjadi pada 21 November 2022 lalu telah mengakibatkan longsor yang cukup parah. Ratusan jiwa meninggal dunia, serta beberapa orang masih dinyatakan hilang sampai saat ini. Kejadian ini menggugah semangat berbagi jajaran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk turut andil dengan memberikan bantuan sosial Kumham Peduli Cianjur.
Sekjen Kemenkumham, Komjen Pol. Andap Budhi Revianto menyampaikan apresiasi atas kepedulian seluruh insan pengayoman, sehingga terkumpul dana sebesar 2.201.058.901 rupiah dan sebanyak 3.000 paket bantuan yang siap didistribusikan oleh Tim Rider Relawan Pengayoman. Gerakan Kumham Peduli Cianjur diberikan kepada Lapas Kelas IIB Cianjur dan masyarakat sekitar yang terdampak bencana tersebut.
“Kepedulian dan keprihatinan saya serta seluruh insan pengayoman, untuk menyampaikan empati yang mendalam kepada seluruh korban yang terdampak dari bencana gempa bumi ini,” ujar Andap.
Tonny Nainggolan selaku Kalapas Cipinang turut mendukung kegiatan ini, sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana kemanusian. Ia berharap semoga bantuan dapat memberikan manfaat dan meringankan beban warga terdampak bencana gempa.
“Semoga kegiatan ini memberikan banyak manfaat dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tutup Tonny.
