Journal Reportase
Breaking News

Terima Penghargaan Dari Kementrian PPPA dan FBI, Kapolda Metro Janji Lakukan Perlindungan Terhadap Perempuan dan Anak Secara Maksimal

JAKARTA,- Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan Federal Bureau Investigation (FBI), memberikan apresiasi kepada Kapolda Metro Jaya terkait  kinerja jajarannya Ditrektorat  Kriminal Khusus ( Ditkrimsus) yang sukses membongkar kasus kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh WNA asal Amerika Ruas Albert Medlin yang juga merupakan buronan FBI.

Apresiasi berupa penghargaan diberikan langsung oleh Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang dan perwakilan FBI, yang diterima langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di lobby Gedung Promoter Mapolda Metro Jaya, Rabu (24/06/2020), pagi.

Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang, usai menberikan penghargaan, mengatakan, pihaknya  mengapresiasi kepada Jajaran Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dikarenakan keberhasilan  atas kinerja kepolisian mengungkap kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur.

“Kami memberikan penghargaan setingi-tingginya kepada Polda Metro Jaya, dalam hal ini kepada Direktorat Ditreskrimsus atas keberhasilannya mengungkap dan menangkap pelaku kasus kekerasan seksual terhadap anak,”ucap I Gusti Ayu.

Dikatakan Gusti Ayu, Perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama dan tertuang didalam Undang-undang yang telah digarisbawahi.

Ia menjelaskan, dalam UU no.35 tahun 2014, digaris bawahi bahwa perlindungan terhadap anak tidak menjadi tanggung jawab satu pihak, namun perlindungan anak menjadi tanggung jawab negara, tanggung jawab pemerintah, masyarakat dan dari keluarga, juga orang tua maupun wali.” Jadi Perlindungan terhadap anak bukan hanya Pemerintah. Masyarakat pun ikut bertanggungjawab,”ujarnya.

Pada kesempatan ini, Kementerian PPPA mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Metro Jaya beserta jajarannya yang sudah berkomitmen untuk menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan melakukan tindakan cepat dan tepat.

“Terimakasih kepada Bapak Kapolda beserta jajarannya,tentunya kerjasama tidak hanya berhenti di kasus ini saja. tapi saya melihat bagaimana sudah komitmen disemua jajaran aparat penegak hukum yang ada diseluruh Indonesia,” kata I Gusti.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana didampingi Dir Reskrimsus Kombes Roma Hutajulu mengatakan, dirinya merasa sangat bangga atas kinerja jajarannya dan berterima kasih atas apresiasi penghargaan yang diberikan oleh Kementerian PPPA dan FBI.

“Ada dua penghargaan yang kami peroleh, pertama pengungkapan kasus persetubuhan anak dibawah umur dan kedua penangkapan buronan FBI, “ ungkap Nana.

Dengan apresiasi ini, Kapolda Metro Jaya berjanji akan terus melakukan perlindungan terhadap perempuan dan anak dengan secara maksimal dan meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta membantu dan mengawasi.

“Kami akan terus terus melakukan perlindungan (perempuan dan anak). Selain itu saya juga minta peran serta masyarakat, karena tanpa bantuannya polisi tidak akan bisa bekerja dengan sendiri,”tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur terbongkar oleh jajaran Ditreskrimsus Polda Metro Jaya berawal dari informasi masyarakat terkait adanya anak perempuan yang menjadi budak seks oleh WNA asal Amerika bernama Ruas Albert Medlin di Kediamannya di jalan Brawijaya, Kebayoran, Jakarta Selatan pada Senin (15/06) yang lalu.

Russ Medlin sendiri diketahui merupakan buronan Federal Bureau investigation (FBI) terkait kasus penipuan investasi Bitcoin dengan kerugian sekitar Rp 11 triliun, pada tahun 2016 silam.

Related posts

Pencanangan Karang Taruna Jati Asih Jadi Karang Taruna Terbesar Di Kota Bekasi

JournalReportase

Tabrakan Beruntun di Tol Cawang Satu Orang Meninggal Dunia

JournalReportase

Operasi Zona Rawan Peredaran Narkoba, Grebek Kampung Boncos Polisi Amankan 18 Orang Positif Sabu

JournalReportase

Leave a Comment