SHARE
Adds

JAKARTA-JROL,-  PT Wijaya Karya (WIKA) berhasil merealisasikan kontrak baru dan laba melebihi target perseroan.

Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo menyatakan, pengakuan pendapatan WIKA pada triwulan pertama tahun ini mencapai Rp 3,813 triliun. Jumlah itu meningkat 39,8 persen jika dibandingkan dengan triwulan pertama 2016.

Capaian tersebut belum memperhitungkan proyek-proyek kerja sama operasi. ”Performa ini menunjukkan WIKA sudah on track dan berpotensi terus mencatat pertumbuhan,’’ katanya.

Salah satu alasannya, perseroan tahun ini banyak mendapatkan proyek-proyek strategis dari pemerintah.  Pertumbuhan penjualan tersebut membuat pengakuan laba WIKA pada triwulan pertama 2017 meningkat 242 persen menjadi Rp 245,08 miliar. Pada April lalu, WIKA memperoleh kontrak baru senilai Rp 16,63 triliun.

Nilai kontrak baru tersebut sekitar 38,5 persen dari target kontrak baru sepanjang 2017.Artinya, perolehan kontrak baru itu meningkat 175,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.Kontrak-kontrak baru yang dikerjakan  WIKA  adalah proyek pembangunan rel kereta api Bandar Tinggi–Kuala Tanjung di Sumatera Utara.

Selain itu, perseroan mengembangkan bisnis engineering, procurement, and construction (EPC) serta operation and maintenance proyek pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG). Kontrak-kontrak baru tersebut melengkapi sejumlah proyek yang didapat WIKA sebelumnya. Di antaranya, pengembangan Pabrik Gula Asembagus di Situbondo, pembangunan jembatan Tumbang Samba di Kalimatan Tengah, Trans Park Cibubur, PLTU 1 x 1000 mw di Cilacap, serta Jakarta International Equestrian.

WIKA menargetkan kontrak yang digarap perseroan tahun ini mencapai Rp 102,92 triliun. Sekitar 30 persen kontrak berasal dari penugasan pemerintah. Sedangkan 30 persen dari BUMN, dan 40,2 persen dari swasta. Tahun ini WIKA menargetkan perolehan laba  mencapai  Rp 1,218 triliun atau meningkat 20,45 persen dari pencapaian pada 2016 Rp 1,012 triliun. [***]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY