SHARE

Journalreportase.com, –  PT TWC selaku pengelola Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Kraton Ratu Boko berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi wisatawan mancanegara. Rangkaian event berkelas Internasional itu akan dirangkum di sepanjang tahun 2018 dengan bertajuk ‘Kalender Event TWC 2018’ dengan menglibatkan banyak penyanyi kelas dunia. Berbagai program kegiatan yang akan dilaksanakan tersebut senantiasa dinantikan oleh masyarakat setiap tahunnya, seperti Borobudur Nite, Prambanan Jazz, Borobudur Symphony dan perayaan Waisak.

Dimana program yang dilakukan oleh TWC mempunyai makna tersendiri dalam mencerminkan kekayaan budaya yang ada di Indonesia. Selain itu program yang disusun juga menunjukkan sebagai salah satu bentuk upaya untuk memenuhi target kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) oleh Kementerian Pariwisata dengan target kunjungan 17 juta Wisman pada tahun 2018.

Maka dari itu TWC berharap dengan program yang sudah dikemas pada tahun 2018 dapat berjalan dengan baik sesuai dengan target yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata Indonesia.

“setelah sukses dengan Prambanan Jazz, kita juga sedang menyiapkan Borobudur Symphony dimana akan banyak penyanyi Internasional kita akan invite untuk perform dikawasan Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Tapi soal artis grade A itu masih dalam pemilihan (seleksi) sebenarnya sudah hampir 80 %  rampung, cuma kita belum bisa announce nama-namanya. Untuk mengundang artis grade A yang bertaraf international itu kita juga sudah menyiapkan dana sekitar USD 500.000 atau sekitar Rp. 6,5 milyar untuk membayar honor daripada penyanyi dan diva international itu. kita pastikan event ini akan menjadi event besar berskala dunia sehingga kita harus mempersiapkannya dengan matang sekali. Karena kalender Event TWC 2018 merupakan bentuk pelayanan terbaik yang ditujukan buat wisatan lokal dan Internasional,”papar Edy Setijono, selaku Direktur Utama PT TWC, ketika menggelar Konferensi Pers di Kementrian BUMN, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (30/8) kemarin.

Edy menambahkan destinasi pariwisata yang dikelola oleh PT TWC mempunyai program rutin yang dikemas setiap tahunnya, menjadikan program tersebut juga dinantikan oleh masyarakat.

“Selain Prambanan Jazz, Borobudur Simphony, ada juga Borobudur Culture ini sudah kali yang ke 3 dengan melibatkan kesenian lokal dan kuliner diharapkan bisa memicu tumbuhnya perekonomian lokal. ada juga 4 konferense yang akan dilaksanakan misalnya seperti International Worlds Heritage Confrerence. Satu gagasan dan inisiatif dari world heritage program itu adalah karena kita ingin agar Candi Borobudur dan Candi Prambanan bisa bersanding dengan heritage dunia lainnya. Misalnya Candi Prambanan disandingkan dengan Taj Mahal, berharap bisa menarik wisman tertarik datang ke Borobudur dan Prambanan. Pengembangan lingkungan cagar budaya dan pariwista yang selaras dengan pelestarian warisan budaya bangsa akan membuat bangsa Indonesia dihargai dan dihormati oleh bangsa lain yang menganggap bahwa bangsa kita menghargai warisan leluhurnya. Selain itu sebagai peninggalan sejarah sudah sepatutnya juga untuk dijaga dan dilestarikan, TWC juga melakukan upaya-upaya untuk menjaga dan melestarikannya,”sambungnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY